Airlangga Mundur dari Ketum Golkar karena Terjerat Korupsi Minyak Goreng? Ahmad Doli Membantah

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia membantah mundurnya Airlangga Hartarto dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar karena kasus hukum.

Editor: Faisal Zamzami
FOR SERAMBINEWS.COM
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto 

Dalam penjelasannya, Airlangga menuturkan ingin fokus mengawal stabilitas transisi pemerintahan dari masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo ke Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto.

“Untuk menjaga keutuhan Partai Golkar dalam rangka memastikan stabilitas transisi pemerintahan yang akan terjadi dalam waktu dekat, maka dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar,” kata Airlangga.

Airlangga lebih lanjut memastikan jika proses penunjukkan Ketua Umum penggantinya akan dilakukan dengan damai dan menjunjung tinggi marwah Partai Golkar.

“Sebagai partai besar yang matang dan dewasa, DPP Partai Golkar akan segera menyiapkan mekanisme organisasi sesuai dengan ketentuan AD/ART organisasi yang berlaku,” ujarnya.

Dalam keterangannya, Airlangga juga membeberkan keberhasilan Partai Golkar telah di bawah kepemimpinannya yang berhasil melakukan transformasi sebagai Partai Politik (Parpol).

Termasuk dalam memenangkan pasangan capres cawapres Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

“Dalam Pilpres lalu, kita juga berhasil memberi kontribusi besar dalam kemenangan pasangan Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran Rakabuming Raka. Mereka akan melanjutkan kepemimpinan negara sebagai presiden dan wakil presiden periode 2024-2029,” katanya.

Baca juga: Kompol Maryoko, Kapolsek Prajurit Kulon Mojokerto yang Meninggal Bunuh Diri, Ini Sosoknya

Baca juga: PLN Gratiskan Sambungan Listrik Baru, Pemkab Aceh Tamiang Beri Apresiasi

Baca juga: Camat Pulau Banyak Hilang

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved