Suhendri Ardiansyah Disekap di Myanmar, Diancam Diamputasi jika Tidak Bayar Tebusan Rp 478 Juta

“Tujuannya sih untuk kerja, diajak sama temannya yang bernama Risky. Kalau enggak salah, dia berangkat tanggal 11 Juli.

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/RAMA PARAMAHAMSA
Daniel memegang salah satu bukti percakapan antara keluarga Hendri dengan Risky, Jumat (9/8/2024). 

 "Koordinasi dengan otoritas Myanmar. Wilayahnya daerah konflik sehingga prosesnya kompleks," ujar Rina saat dihubungi, Senin (12/8/2024).

 Saat ini, KBRI Yangon juga sedang berkoordinasi dengan otoritas Myanmar untuk menyelamatkan Suhendri.

 "Ditengah keterbatasan akses dan kompleksitas situasi di wilayah konflik, Pemerintah Indonesia melalui KBRI Yangon terus mengupayakan agar WNI yang berada di wilayah sana bisa keluar dengan selamat," ujar Diplomat Muda Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Rina Komaria saat dihubungi, Senin (12/8/2024).

Hendri diduga disekap di daerah Myawaddy, berjarak sekitar 564 kilometer dari Ibu Kota Myanmar, Naypyidaw. 

"Tapi mengeluarkan WNI dari wilayah tersebut (Myawaddy) sangat sulit karena dikuasai kelompok bersenjata. Otoritas pusat Myanmar pun tidak dapat menjangkau," tambah dia.

Namun, Kemenlu telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yangon terkait dengan laporan penyekapan dan penganiayaan Hendri. 

Kemenlu juga tengah berkoordinasi dengan otoritas Myanmar untuk dapat mengetahui lokasi keberadaan Hendri.

"Ditengah keterbatasan akses dan kompleksitas situasi di wilayah konflik, Pemerintah Indonesia melalui KBRI Yangon terus mengupayakan agar WNI yang berada di wilayah sana bisa keluar dengan selamat," kata dia.

 

 

Baca juga: VIDEO - Meriahkan HUT RI, 50 Peserta Ikut Turnamen Catur Merdeka Cup di Lhokseumawe

Baca juga: Presiden Jokowi Pimpin Sidang Kabinet Perdana di IKN: Istimewa Karena Pertama di Nusantara

Baca juga: Kompol Maryoko, Kapolsek Prajurit Kulon Mojokerto yang Meninggal Bunuh Diri, Ini Sosoknya

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved