Perang Gaza
Israel Ajak Prancis dan Inggris Bergabung Serang Iran Bila Perang Pecah
Israel Katz menyampaikan pesan tersebut secara langsung selama pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Prancis Stephane Sejourne dan Menteri Luar Negeri
Ia menambahkan bahwa waktu dan pelaksanaannya dikaitkan dengan penilaian pimpinan terhadap kepentingan respons dan batasannya.
Ia juga mengomentari kunjungan terakhir utusan AS Amos Hochstein ke Beirut, dengan mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan "sebuah pertunjukan, untuk mengisyaratkan bahwa AS tengah mengambil tindakan."
Hochstein "tidak memiliki apa pun, dan tidak ada usulan khusus dari Amerika," imbuh Sheikh Qassem, seraya mencatat bahwa "Washington sejauh ini belum memiliki rencana."
Ia menyatakan keyakinannya bahwa "hasil yang dicapai selama perang Juli 2006, melalui kegagalan semua tujuan Israel dan mencapai kemenangan besar, juga akan tercapai dalam pertempuran ini, dengan semua pengorbanan dan kesabaran."
Ia mengatakan bahwa pertempuran saat ini "lebih intens dan lebih keras, dan ini adalah pertempuran pilihan," dan menekankan bahwa pilihan perlawanan "jelas dan merupakan salah satu pembebasan dan kemerdekaan."
Pada hari Kamis sebelumnya, Hizbullah merilis pernyataan pada peringatan 18 tahun kemenangan Perang Juli 2006, yang menegaskan kembali komitmennya untuk melawan pendudukan Israel dan dukungannya yang tak tergoyahkan terhadap perjuangan Palestina.
Perlawanan Islam mengenang "Perang Juli yang hebat" sebagai titik balik dalam perjuangan melawan pendudukan Israel, dan mengambil kesempatan untuk memuji kepahlawanan dan pengorbanan mereka yang berperang melawan Israel.
Hizbullah menyoroti dampak perang 33 hari terhadap pendudukan Israel, dengan mencatat bahwa meskipun ada kekuatan militer yang luar biasa dan dukungan internasional, pendudukan Israel gagal mencapai tujuannya, yang mengakibatkan kemunduran psikologis dan strategis yang berkepanjangan.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa kemenangan tersebut memperkuat posisi Hizbullah sebagai kekuatan yang tangguh, yang harus dipertimbangkan secara serius oleh pendudukan Israel dan sekutunya.
Pernyataan tersebut juga menggarisbawahi tekad Hizbullah untuk mencegah pendudukan di masa mendatang atas wilayah Lebanon dan menolak upaya normalisasi dengan pendudukan tersebut.
Hizbullah memberikan penghormatan kepada generasi pejuang baru yang terus menjunjung tinggi nilai-nilai Perlawanan, yang diperkuat oleh pendidikan dan komitmen yang teguh untuk membela Lebanon.
Perlawanan Islam membingkai pergeseran geopolitik terkini di kawasan tersebut, termasuk Operasi Banjir Al-Aqsa baru-baru ini, sebagai bagian dari gerakan perlawanan yang lebih luas.
Organisasi tersebut menegaskan kembali dukungannya bagi rakyat Palestina dan berjanji untuk terus membela Lebanon dari segala ancaman, dengan janji bahwa mereka akan memenuhi komitmennya dengan "keberanian, kebijaksanaan, dan kekuatan."
Abu Shujaa, Pejuang Paling Dicari Israel, Empat Kali Gagal Dibunuh: Rakyat Gaza Mampu Membasmi Israel
Mohammad Samer Jaber, yang dijuluki "Abu Shujaa", berusia 26 tahun dan lahir pada tahun 1998. Ia berasal dari keluarga Palestina yang mengungsi dari kota Haifa akibat pendudukan selama Nakba tahun 1948 dan menetap di kamp Nur Shams.
| Armada Sumud Dekati Gaza, Angkatan Laut hingga Drone 3 Negara Kawal Kapal Bantuan |
|
|---|
| 20 Poin Kesepatakan Trump & Netanyahu, TNI Siap Dikerahkan ke Gaza? |
|
|---|
| Tuai Pro Kontra Internasional, Siapa Tony Blair yang Disebut Bakal Pimpin Transisi Gaza? |
|
|---|
| IDF Semakin Bar-bar, 48 Ribu Warga Gaza Terpaksa Mengungsi, Israel Buka Rute Baru Selama 48 Jam |
|
|---|
| Ungkap 9 Langkah Hentikan Genosida di Gaza, Spanyol Embargo Senjata dan Minyak Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/israel-89j.jpg)