Minggu, 3 Mei 2026

Konflik Palestina vs Israel

Konyol! Tentara Israel Rudal Pasukan Sendiri, Perwira Komandan Unit IDF Tewas

Konyol! Tentara Israel rudal pasukan sendiri akibat salah sasaran, satu perwira Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tewas dan beberapa lainnya terluka.

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
Dok IDF
Konyol! Tentara Israel rudal pasukan sendiri akibat salah sasaran, satu perwira IDF Letnan Shahar Ben Nun (21) tewas dan beberapa lainnya terluka. 

Insiden itu terjadi saat Divisi ke-98 IDF kembali minggu ini untuk beroperasi di kompleks perumahan Hamad Town di Khan Younis, sementara juga beroperasi untuk pertama kalinya di daerah Deir al-Balah.

Operasi terbaru di Khan Younis dan pinggiran Deir al-Balah terjadi menyusul tembakan roket dan informasi intelijen lain yang menurut IDF mengindikasikan kehadiran Hamas di daerah tersebut.

Sejauh ini, puluhan situs milik kelompok pejuang Islam telah dihancurkan, dan beberapa sel penembak tewas di tengah operasi tersebut, menurut IDF.

Pada Senin kemarin, militer mengatakan sebuah pesawat tak berawak menyerang dan menewaskan seorang teroris Hamas yang menembakkan roket sehari sebelumnya ke komunitas perbatasan Ein Hashlosha.

Brigade Pasukan Terjun Payung divisi itu beroperasi di lingkungan Kota Hamad dan daerah lain di Khan Younis barat, tempat IDF mengatakan tentara sedang mencari terowongan.

Sementara pada Minggu kemarin, seorang prajurit dari Batalyon ke-202 Brigade Parasut terluka parah oleh tembakan RPG di daerah Hamad, kata IDF.

Militer beroperasi di Hamad untuk pertama kalinya awal tahun ini.

Sementara itu, Brigade Lapis Baja ke-7 divisi tersebut tengah melakukan operasi di Khan Younis dan di pinggiran Deir al-Balah, daerah terakhir yang merupakan sebagian besar belum dioperasikan oleh pasukan darat.

IDF melaksanakan operasi yang sangat terbatas di bagian timur Deir al-Balah pada Juni lalu, sebagai bagian dari persiapan misi penyelamatan sandera di Nuseirat.

Qatar dkk Mediasi 3 Poin untuk Perundingan Israel-Hamas

Sementara diberitakan sebelumnya, Qatar bersama Mesir dan Amerika Serikat (AS) menjadi mediator dalam perundingan untuk mengakhiri perang di Gaza, Palestina antara Israel dan Hamas.

Perundingan tersebut berlangsung di Doha dimulai Kamis (15/8/2024) kemarin dan masih berlanjut hingga Jumat.

Dalam laporan Times of Israel pada Jumat pagi, para mediator telah menghabiskan waktu berbulan-bulan mencoba menyusun rencana tiga tahap.

Di mana Hamas akan membebaskan lebih dari 100 sandera yang masih ditahannya di Gaza dengan imbalan gencatan senjata, penarikan pasukan Israel dari Gaza dan pembebasan tahanan keamanan Palestina yang dipenjara oleh Israel.

Sementara update terbaru, perundingan antara Israel dan Hamas disebutkan telah menghasilkan kesepakatan potensial sebagai harapan terbaik untuk mencegah konflik regional yang lebih besar.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved