Perang Gaza
Diserang Houthi di Laut Merah, Kapal Tanker Minyak Yunani yang Menuju Israel Terbakar
Houthi yang berbasis di Yaman telah menyerang lebih dari 70 kapal di Laut Merah sejak November 2023, menewaskan sedikitnya empat pelaut dan menenggela
SERAMBINEWS.COM - Kapal tanker minyak berbendera Yunani Sounion tetap menjadi bahaya lingkungan yang mengancam beberapa hari setelah diserang oleh Houthi di Laut Merah, kata misi angkatan laut Laut Merah Uni Eropa Aspides dalam sebuah posting di X.
Awak kapal Sounion tidak lagi berada di atas kapal setelah diselamatkan, tetapi unit Aspides Uni Eropa yang melintas di dekatnya telah mengamati sedikitnya lima kebakaran, termasuk yang berpotensi terjadi di dekat palka tangki minyak kapal, kata Aspides.
Houthi yang berbasis di Yaman telah menyerang lebih dari 70 kapal di Laut Merah sejak November 2023, menewaskan sedikitnya empat pelaut dan menenggelamkan dua kapal.
Mereka mengatakan serangan mereka terhadap pengiriman yang terkait dengan Israel akan berhenti ketika Israel mengakhiri perangnya di Gaza.
Baca juga: Video Detik-detik Houthi Serang Kapal Tanker Minyak Sounion di Laut Merah, Kapal Langsung Meledak
Sebelumnya dilaporkan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) telah melaporkan sebuah insiden 55 juta laut di tenggara Aden, yang menimbulkan kekhawatiran atas keamanan maritim di wilayah tersebut. Dalam perkembangan terkait, sumber angkatan laut dari Ansar Allah (Houthi) mengklaim bahwa sebuah fregat Eropa berusaha mencegat serangan mereka terhadap kapal tanker Sunion .
Menurut sumber tersebut, setelah berhasil memblokir kapal penyerang kapal pertama, fregat terpaksa mundur ketika Houthi kedua melancarkan serangan.
Sebuah kapal tanker berbendera Yunani, Sounion , telah dibakar setelah serangkaian serangan oleh pasukan angkatan laut Ansar Allah Houthi Yaman di Laut Merah.
Menurut sumber angkatan laut Houthi, fregat Eropa berusaha mencegat serangan pertama mereka terhadap kapal tanker tersebut tetapi mundur setelah kapal serbu kedua diluncurkan.
Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengonfirmasi insiden itu terjadi 55 juta laut di tenggara Aden. Meskipun ada serangan, tidak ada tanda-tanda tumpahnya minyak dari kapal tanker itu, yang membawa 150.000 ton minyak mentah Irak.
Ini menandai salah satu serangan paling parah yang dilakukan oleh Houthi dalam beberapa minggu, yang semakin mengganggu koridor Laut Merah, rute penting untuk perdagangan global dan pengiriman bantuan ke wilayah-wilayah yang terkena dampak konflik seperti Sudan dan Yaman.
Operasi Aspides Uni Eropa telah memperingatkan potensi bencana lingkungan yang ditimbulkan oleh kapal tanker yang terbakar, dengan ancaman ancaman terhadap kebebasan navigasi, kehidupan laut, dan ekosistem regional.
Luar Negeri AS menyuarakan keprihatinan ini, mengutuk serangan Houthi sebagai ancaman gegabah terhadap lingkungan dan ekonomi kawasan.
Pihak Houthi, melalui saluran berita mereka, al-Masirah, telah membingkai serangan itu sebagai pembalasan terhadap perusahaan pemilik Sounion karena larangan mereka untuk mengakses pelabuhan Israel.
Sejak dimulainya konflik Israel-Hamas pada bulan Oktober, Houthi telah menargetkan lebih dari 80 kapal di wilayah tersebut, dengan klaim bahwa mereka fokus pada kapal-kapal yang terkait dengan Israel, AS, atau Inggris.
Israel Terbakar Hebat setelah Serangan Besar-besaran Drone Hizbullah
Brigade Qassam Sergap Patroli Tentara Israel dengan Bom Tanam, 5 Tewas 20 Luka-luka |
![]() |
---|
Macron kepada Netanyahu: Anda telah Mempermalukan Seluruh Prancis |
![]() |
---|
PBB Sebut Memalukan Penyangkalan Israel atas Kelaparan di Gaza |
![]() |
---|
Tentara Israel Terus Merangsek ke Kota Gaza, Bunuh dan Usir warga Palestina |
![]() |
---|
Menteri Israel: Biarkan Mereka Mati karena Kelaparan atau Menyerah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.