Berita Lhokseumawe
Sorot Penanganan Mahasiswa Saat Demo, Advokat Bukhari: Membungkam Suara Kritis
“Banyak yang merasa bahwa pendekatan tersebut justru meredam semangat demokrasi dan membungkam suara-suara kritis yang seharusnya dihargai dan...
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
“Banyak yang merasa bahwa pendekatan tersebut justru meredam semangat demokrasi dan membungkam suara-suara kritis yang seharusnya dihargai dan didengarkan,” ujar Dr Bukhari.
Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Suasana demokrasi di Indonesia kembali menjadi sorotan, terutama dalam cara pemerintah dan aparat penegak hukum menangani aksi demonstrasi mahasiswa.
Aksi protes yang dilakukan mahasiswa dalam beberapa hari untuk menyuarakan kepentingan rakyat.
Terkait persoalan tersebut, Dr Bukhari, MH CM, seorang Advokat dan Konsultan Hukum LBH Qadhi Malikul Adil, menyampaikan pandangannya penuh empati terhadap peran mahasiswa sebagai agen perubahan.
“Musuh negara yang nyata sekarang adalah korupsi, narkoba, dan judi online, bukan mahasiswa yang datang menyampaikan aspirasinya dalam bentuk demonstrasi.
Mereka adalah tulang punggung perubahan yang berjuang untuk masa depan yang lebih baik. Mengapa kita harus menunggu mereka dengan gas air mata?” ujar Dr Bukhari dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Selasa (27/8/2024).
Pernyataan ini datang di tengah situasi di mana mahasiswa kerap kali dihadapi dengan tindakan represif, saat menyuarakan aspirasi mereka di depan gedung-gedung pemerintahan.
“Banyak yang merasa bahwa pendekatan tersebut justru meredam semangat demokrasi dan membungkam suara-suara kritis yang seharusnya dihargai dan didengarkan,” ujar Dr Bukhari.
Ia mengingatkan bahwa ancaman terbesar bagi bangsa Indonesia saat ini bukanlah suara lantang mahasiswa, melainkan praktik-praktik korupsi yang merugikan negara.
Kemudian peredaran narkoba yang merusak generasi muda, dan maraknya judi online yang menjerumuskan masyarakat dalam lingkaran kemiskinan dan kehancuran moral.
“Korupsi merampas hak-hak rakyat, narkoba menghancurkan masa depan generasi muda, dan judi online memiskinkan serta menghancurkan keluarga.
Baca juga: Sang Anak Ikut Demo Tolak RUU Pilkada, Machica Mochtar: Hidungnya Patah
Ini adalah musuh nyata yang harus kita perangi bersama,” kata Konsultan Hukum LBH Qadhi Malikul Adil.
Sementara mahasiswa, mereka adalah pengawal demokrasi yang memiliki hak untuk menyuarakan ketidakadilan yang mereka saksikan.
“Tapi mengapa mereka yang menjadi target tindakan keras, sementara masalah-masalah besar ini dibiarkan merajalela?” tambah Dr Bukhari.
| BI Lhokseumawe Ajak Mahasiswa PNL Cinta, Paham, dan Bangga Rupiah |
|
|---|
| Harimau Kupas Kalahkan Sinar Muda Turnamen Voli Kapolres Lhokseumawe Cup, Ini 6 Tim Lolos 8 Besar |
|
|---|
| Banjir Kembali Melanda Pidie Jaya, Danrem Lilawangsa Kerahkan TNI Bantu warga |
|
|---|
| Polres Lhokseumawe Tahan Mantan Kadis, Terlibat Kasus Penipuan Proyek di Bener Meriah |
|
|---|
| Kalahkan Morgana, SKS Syamtalira Aron ke Babak Besar Turnamen Voli Kapolres Lhokseumawe Cup II |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Advokat-dan-Konsultan-Hukum-LBH-Qadhi-Malikul-Adil-Dr-Bukhari-MH-CM.jpg)