Kesehatan
Waspadai Sekarang, Ini Tanda Penyakit Diabetes Sudah Parah dan Harus Segera Ditangani
Tanda penyakit diabetes yang sudah parah, antara lain cenderung memiliki kadar gula darah yang tinggi, nafsu makan naik tapi berat badan turun, serta
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM - Diabetes adalah kondisi yang mengganggu kemampuan tubuh untuk memproses glukosa dalam darah atau yang dikenal sebagai gula darah.
Kondisi tersebut terjadi seumur hidup, atau dengan kata lain seseorang yang didiagnosis dengan penyakit ini akan memerlukan perawatan seumur hidupnya.
Jika tidak mendapat perawatan yang baik, diabetes dapat menyebabkan penumpukan gula darah.
Hal tersebut kemuadian akan meningkatkan risiko komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung.
Diabetes sendiri sebagaimana dirangkum dari WebMd terbagi menjadi tiga jenis.
Yakni diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan diabetes gestasional.
Ketiga jenis penyakit diabetes sebenarnya memiliki gejala, penyebab dan perawatan yang berbeda-beda.
Meski begitu, tanda awal diabetes biasanya mirip untuk setiap jenisnya.
Baca juga: Tak Boleh Makan Sembarangan, Ini 4 Daftar Makanan yang Wajib Diperhatikan Penderita Diabetes
Penyakit diabetes jika tidak segera ditangani, akan semakin parah dan bisa menyebabkan komplikasi.
Tanda penyakit diabetes yang sudah parah, antara lain cenderung memiliki kadar gula darah yang tinggi, nafsu makan naik tapi berat badan turun, serta bau mulut seperti buah-buahan.
Selain itu, ada beberapa tanda lain yang harus diperhatikan.
Apa saja? Simak selengkapnya dalam artikel berikut.
Tanda-tanda penyakit diabetes sudah parah
Menurut Yankes Kemenkes dan Medical News Today, berikut beberapa tanda penyakit diabetes memasuki kondisi parah sebagaimana dilansir dari Kompas.com.
1. Memiliki kadar gula darah yang tinggi
Orang yang sudah dinyatakan mengidap diabetes perlu menjaga kadar gula darahnya.
CDC menganjurkan gula darah penderita diabetes sebaiknya sekitar 80-130 mg/dL sebelum makan dan kurang dari 180 mg/dL dua jam setelah makan.
Penderita diabetes yang terus mengalami kenaikan gula darah perlu konsultasi ke dokter untuk mendapat perawatan yang sesuai.
Baca juga: Berikut, 7 Efek Makan Mi Instan Setiap Hari, Rawan Kena Penyakit Jantung dan Diabetes
2. Mengalami berbagai infeksi
Pengidap diabetes lebih rentan terhadap infeksi akibat memiliki gula darah yang tinggi.
Infeksi yang dapat dialami penderita diabetes, misalnya:
-
- Infeksi kulit: selulitis atau bisul terutama pada kaki
- Infeksi saluran kemih, termasuk sistitis
- Infeksi saluran pencernaan
- Infeksi saluran pernapasan, seperti flu
- Infeksi jamur, misalnya sariawan.
Infeksi yang terjadi pada pasien diabetes juga memerlukan waktu penyembuhan yang lebih lama dan cepat memburuk.
Infeksi pada kaki bahkan bisa mengakibatkan amputasi.
3. Sering buang air kecil
Peningkatan frekuensi urine adalah tanda umum penyakit diabetes.
Jika kondisinya sudah parah, penderita bisa berkemih sampai 20 liter uriner sehari.
Kondisi ini terjadi karena dalam kondisi hipeglikemia, tubuh berusaha membuang kelebihan glukosa dalam darah.
Saat kadar gula tinggi, penderita akan lebih sering minum, sehingga akan sering buang air kecil.
4. Rasa haus yang berlebihan
Ciri-ciri diabetes yang sudah parah berikutnya adalah rasa haus yang ekstrem atau berlebihan.
Glukosa yang tinggi mengakibatkan dehidrasi dan rasa haus sehingga mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap air.
Selain haus, seseorang mungkin mengalami pusing, mulut kering, dan sempoyongan.
Baca juga: 10 Buah Ini Harus Dihindari oleh Penderita Diabetes, Punya Kandungan Gula Tinggi
5. Ketoasidosis diabetik
Ini adalah suatu komplikasi diabetes serius saat tubuh memproduksi asam darah (keton) berlebihan.
Ketoasidosis diabetik terjadi ketika insulin dalam tubuh tidak mencukupi.
Gejalanya meliputi rasa haus, sering buang air kecil, mual, nyeri perut, lemas, napas beraroma buah, dan kebingungan.
Pengidap diabetes yang mengalami ketoasidosis perlu segera mendapat perawatan medis, berupa penggantian cairan dan elektrolit, serta terapi insulin.
6. Nafsu makan meningkat tanpa penambahan berat badan
Penderita diabetes memang memiliki kadar glukosa yang tinggi, tetapi tidak dapat digunakan menjadi energi.
Akibatnya, ia akan merasa lemas, kekurangan energi, dan merasa lapar berlebihan.
Pengidap diabetes bahkan tidak merasa kenyang, meski sudah makan.
Mereka umumnya juga tidak mengalami penambahan berat badann, walaupun nafsu makan meningkat.
7. Penurunan berat badan secara tiba-tiba
Berat badan turun tiba-tiba juga termasuk ciri-ciri diabetes yang sudah parah.
Ini terjadi karena tubuh tidak mampu menyerap glukosa.
Jika seseorang tampak makan berlebihan, tetapi berat badannya tidak bertambah atau justru turun, mereka sebaiknya segera konsultasi ke dokter.
Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Selain Diabetes Melitus Juga Ada Diabetes Insipidus, Waspadai Gejalanya
8. Bau mulut seperti buah-buahan
Saat tidak dapat menggunakan glukosa sebagai energi akibat resistensi insulin, tubuh akan memecah lemak untuk menghasilkan energi.
Hal ini menghasilkan zat kimia disebut aseton yang memiliki aroma seperti buah-buahan.
Napas berbau buah juga menandakan ketoasidosis yang perlu segera ditangani medis.
Dengan menyimak ulasan mengenai tanda diabetes yang sudah parah, pasien dapat lebih waspada.
Pastikan untuk rutin berobat atau menjalani perawatan sesuai anjuran dari dokter.
(Serambinews.com/Yeni Hardika/Kompas.com)
BACA BERITA LAINNYA DI SINI
| Lonjakan Gula Darah Usai Makan Bisa Tingkatkan Risiko Alzheimer, Ini Penyebab yang Sering Diabaikan |
|
|---|
| Berikut Aneka Jus Pengontrol Kadar Gula Darah agar Tetap Stabil |
|
|---|
| Jangan Sembarangan Makan! Ini Daftar Pantangan Ibu Hamil Menurut Dr Boyke |
|
|---|
| Cuaca Tak Menentu? Ini 4 Cara Ampuh Jaga Kesehatan Saat Musim Hujan |
|
|---|
| 5 Cara Mengurangi Overthinking di Malam Hari Sebelum Tidur, Biar Pikiran Lebih Tenang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-diabetes.jpg)