Berita Subulussalam
Wanita Asal Simeulue Ditemukan tak Bernyawa di Subulussalam, Polisi Sebut Dugaan Kematian SN
Aparat kepolisian Subulussalam menduga penyebab kematian mayat perempuan yang ditemukan di sebuah klinik kecantikan akibat bunuh diri.
Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Khalidin Umar Barat I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Aparat kepolisian Subulussalam menduga penyebab kematian mayat perempuan yang ditemukan di sebuah klinik kecantikan akibat bunuh diri.
Hal itu disampaikan Kapolres Subulussalam, AKBP Yhogi Hadisetiawan, SIK,MIK yang dikonfirmasi melalui Kasatreskrim Iptu Abdul Mufakhir kepada Serambinews.com Minggu (1/9/2024).
Kasatreskrim Iptu Abdul Mufakhir mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara korban meninggal akibat bunuh diri.
Sebelumnya masyarakat Kota Subulussalam dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di sebuah klinik kecantikan.
Korban diketahui berinisial (SN) berusia 24 tahun, warga Kabupaten Simeulue ditemukan pada Sabtu (31/8/2024) sore.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh,korban SN sehari-harinya bekerja pada klinik kecantikan yang berlokasi di Jalan Cut Nyakdien Kota Subulussalam tersebut.
Baca juga: Ini Kekuatan 4 Paslon Wali Kota Subulussalam Akan Bertarung dalam Pilkada, Satu Pasangan Independen
Kronologis penemuan jenazah tersebut bermula saat pemilik klinik kecantikan yang sedang berada di luar daerah meminta tetangga kliniknya berinisial N via telepon untuk membangunkan korban pada pukul 11.43 WIB.
N pun membangunkan korban dengan cara menggedor pintu teralis besi sorong namun tidak ada sambutan.
Selanjutnya N, menghubungi pemilik pemilik (Beauty Center) untuk memberitahu bahwa tidak ada sahutan dari dalam.
Lalu sekitar pukul 13.08 WIB, pemilik Klinik Kecantikan menghubungi pihak Polres Subulussalam untuk memeriksa kliniknya.
Tak berselang lama, personilel Polres Subulussalam tiba di TKP dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap Klinik Kecantikan tersebut.
Aparat kepolisian terpaksa masuk via belakang bangun lantaran akses melalui pintu depan Klinik Kecantikan tersebut terkunci dari dalam. Kepolisian pun berhasil masuk melalui pintu belakang dengan cara mendobrak.
Setiba di dalam bangunan, polisi menemukan mayat berjenis kelamin Perempuan yang berada di depan pintu kamar belakang dengan kondisi duduk bersimpuh.
Di leher terikat kabel listrik berwarna merah kuning yang dililitkan diventilasi pintu kamar tersebut.
Selanjutnya petugas mengevakuasi Jenazah Ke RSUD Kota Subulussalam guna pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: Harga Sawit Melejit di Aceh Singkil
Berdasarkan keterangan dari sumberi diperoleh identitas korban berinisial (SN) berusia 24 tahun, warga Kabupaten Simeulue yang bekerja pada klinik kecantikan tersebut.
Dari hasil pemeriksaan di tempat kejadian dan hasil visum luar yang dilakukan petugas medis, tidak ditemukan adanya dugaan peristiwa pidana yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.
Korban di duga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Sementara Kapolres Subulussalam, AKBP Yhogi Hadisetiawan, SIK,MIK yang dikonfirmasi melalui Kasatreskrim Iptu Abdul Mufakhir Minggu (1/9/2024) mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara korban meninggal akibat bunuh diri.
Menurut Kasatreskrim Iptu Abdul Mufakhir pihaknya sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
Saat olah TKP, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda tindak pidana. Apalagi, pintu klinik dalam kondisi terkunci dari dalam sehingga polisi pun harus mendobrak dari belakangan agar dapat masuk ke dalam bangunan.
Kemudian polisi juga tidak menemukan adanya barang yang hancur atau hilang maupun tanda bekas kekerasan di sana semisal korban melawan.
Pun demikian dengan hasil visum di RSUD Kota Subulussalam. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Karenanya, untuk sementara kepolisian menduga mengenai penyebab kematian tersebut bunuh diri. Kendati demikian, polisi masih akan melakukan penyelidikan.
Lebih jauh dikatakan, mengenai luka sayatan pada tangan korban merupakan bekas lama.
Baca juga: Pelamar CPNS di Nagan Raya Membludak Capai 3.049 Orang, Dibuka hingga 6 September
Sebab berdasarkan beberapa saksi yang ditanyai kepolisian korban ternyata sempat beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melukai tangannya.
Pun demikian luka lebam bukan akibat benda tumpul melainkan karena terhentinya aliran darah di tubuh korban.
"Tidak ada tanda kekerasan kelihatannya, kecuali jeratan leher. Soal luka sayatan di tangan itu bekas lama dan adapun lebam disebabkan tubuh korban yang sudah tidak dialiri darah, tapi kita masih terus penyelidikan," kata Kasatreskrim Iptu Abdul Mufakhir.
Intinya, kata Kasatreskrim Iptu Abdul Mufakhir, sejauh ini polisi menduga kuat korban meninggal akibat bunuh diri. Namun jika pihak keluarga menginginkan penyelidikan lebih lanjut maka akan dilakukan kembali.
Hal senada disampaikan Kapolsek Simpang Kiri, Ipda Hamonangan Berutu SH. Kapolsek Ipda Hamonangan mengaku pihak keluarga telah tiba dari Simelue ke Kota Subulussalam.
Baca juga: 4 Paslon Bupati/Wakil Bupati Nagan Raya Jalani Tes Kesehatan di RSUZA, 4 September Uji Baca Quran
Saat ini pihak keluarga korban sedang berdiskusi apakah akan membawa jenazah tersebut ke Simelue atau dikebumikan di Kota Subulussalam.
Kapolsek yang akrab disapa Monang juga mengatakan berdasarkan pemeriksaan sementara korban diduga keras meninggal akibat bunuh diri.
Note: Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui ada sahabat atau kerabat, termasuk diri Anda sendiri, yang memiliki kecenderungan bunuh diri.
Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental bisa diperoleh dengan menghubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas dan rumah sakit terdekat, atau mengontak sejumlah komunitas untuk mendapat pendampingan seperti LSM Jangan Bunuh Diri via email janganbunuhdiri@yahoo.com dan saluran telepon (021) 9696 9293, dan Yayasan Pulih di (021) 78842580. (*)
Baca juga: Begini Luapan Kegembiraan Warga Kota Subulussalam Saksikan Api Obor PON Aceh-Sumut
Rawan Kecelakaan, Jalur Singgersing Subulussalam Butuh Penanganan Serius Pemerintah |
![]() |
---|
Pos AHASS TEFA Diresmikan di SMKN 1 Simpang Kiri Subulussalam |
![]() |
---|
Kepala Dinas PUPR Kota Subulussalam Mengundurkan Diri, Alasan Faktor Usia dan Kesehatan |
![]() |
---|
Dokumen Andalalin Wajib Diurus, Dishub Subulussalam Akan Panggil Vendor Pengangkutan CPO PT BDA |
![]() |
---|
Tertibkan Aset Pemko Subulussalam, HRB Minta Sekda Siapkan Regulasi untuk Dilelang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.