Senin, 20 April 2026

Berita Sabang

Peserta Aceh International Orienteering Tantang Medan Ekstrem Anoi Itam - Benteng Jepang Sabang

Perlombaan ini membawa peserta melintasi jalur menantang di kawasan Anoi Itam hingga Benteng Jepang, Sabang, melintasi medan berbukit, hutan, dan kebu

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Orienteers yang merupakan sebutan untuk pelari Aceh International Orienteering (AIO) memulai kompetisi di kelas Middle Distance, Sabtu (17/9/2024) pagi. 

Perlombaan ini membawa peserta melintasi jalur menantang di kawasan Anoi Itam hingga Benteng Jepang, Sabang, melintasi medan berbukit, hutan, dan kebun warga. 

Laporan Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM,SABANG - Sebanyak 150 peserta Aceh International Orienteering (AIO) memulai kompetisi di kelas Middle Distance, Sabtu (7/9/2024) pagi. 

Perlombaan ini membawa peserta melintasi jalur menantang di kawasan Anoi Itam hingga Benteng Jepang, Sabang, melintasi medan berbukit, hutan, dan kebun warga. 

Start dimulai di depan kantor Keuchik Anoi Itam dengan hujan rintik yang tak mengurangi semangat para peserta.

Sebelum memulai perlombaan, para orienteers harus masuk ke area karantina. 

Mereka kemudian dilepas secara bertahap mulai pukul 09.00 WIB, dibekali peta orientering dan kompas untuk menemukan 11 titik stasiun yang telah dipasang panitia.

Medan yang dilintasi sangat bervariasi, mulai dari pantai hingga pemukiman, dengan Benteng Jepang sebagai ikon utama di rute ini. 

Baca juga: Terkait Pengganti Tu Sop, NasDem Aceh Serahkan ke Ulama 

Fico Azhari, adviser perlombaan asal Jakarta, menyatakan medan yang ditempuh merupakan kombinasi antara tantangan fisik dan mental, yang semakin menambah ketegangan kompetisi.

Tak hanya dari Indonesia, peserta juga datang dari 8 negara, termasuk Amerika Serikat, Gambia, Libya, Filipina, Malaysia, dan Thailand. 

Di kategori M21 dan W21, yang merupakan kelas elit, Andi Lalang berhasil finis pertama dengan waktu 27 menit 2 detik, diikuti Gesner Elbaryo (32 menit 24 detik), dan Bagus Daniswara dari Sabang.

Untuk kelas W21, Nur Heni dari Semarang memimpin dengan catatan waktu 27 menit 9 detik, diikuti Siti Aisyah dari Jakarta, dan Riris Aryani dari Banda Aceh

Harapannya, kegiatan ini dapat melahirkan atlet-orienteering Aceh yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Hari Minggu, (8/9/2024), kategori Sprint Distance akan digelar di kawasan Tugu Merah Putih, Kota Sabang. 

Baca juga: Kagumi Sosok Tu Sop, Zulfikar Muhammad: Beliau Ulama Paling Aktif Jalankan Dakwah dengan Gaya Baru

Para peserta akan melintasi rute permukiman dan jalan-jalan utama Kota Sabang, menghadirkan tantangan baru bagi para atlet. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved