Berita Banda Aceh

Fadhil Rahmi Menangis Ceritakan Sosok Tu Sop: Ayah tidak Tergantikan, Saya Hanya Meneruskan

Suasana keharuan menyelimuti para jamaah yang hadir pada kegiatan samadiah dan doa bersama untuk almarhum Tgk Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop

Penulis: Muhammad Hadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD HADI
Anggota DPD RI, Fadhil Rahmi saat menyampaikan pendapatnya dalam kegiatan samadiah dan doa bersama untuk almarhum Tgk Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop, di Hotel Kryad Muraya, Banda Aceh, Senin (16/9/2024) malam. 

Selain Tgk Zikri, panitia juga mengundang Anggota DPD RI, HM Fadhil Rahmi, serta dua mantan komisioner KIP Aceh, Tgk Akmal Abzal dan Robby Syahputra, yang juga dikenal dekat dengan Tu Sop.

Tidak Tergantikan

Fadhil Rahmi yang berbicara selama hampir 20 menit, berbagi kisah dan pendapatnya tentang sosok Tgk Yusuf bin Abdul Wahab.

Menurutnya, Tu Sop adalah sosok ulama yang kerap menyuarakan politik santun, politik cerdas, dan politik adu gagasan. 

Dalam pandangan Fadhil, saat ini sangat sulit mendapatkan sosok ulama yang memahami politik dengan sangat baik seperti Tu Sop.

Tidak hanya menguasai politik, Tu Sop juga memiliki ketertarikan dan menguasai ilmu ekonomi, sosial, hingga multimedia.

Baca juga: Sah! M Fadhil Rahmi Gantikan Tu Sop Sebagai Wakil Bustami, Antar Berkas ke KIP Aceh

Di bidang ekonomi,  Tu Sop mendirikan Yayasan Dayah Bersaudara untuk menciptakan dayah yang mandiri dari sisi ekonomi.

Di bidang sosial, Tu Sop membangun jaringan jamaah Sirul Mubtadin dan Barisan Muda Ummat (BMU) yang bergerak di bidang kajian keagamaan dan kegiatan sosial.

Sementara di bidang multimedia, Tu Sop mendirikan radio Yadara dan ruang digital bagi santri Dayah Babussalam Al-Aziziyah.

“Tu Sop adalah ulama yang interaksi sosial dengan internal maupun eksternal dayah hampir tidak ada celanya,” ungkap Fadhil Rahmi.

“Beliau memiliki komunikasi baik dengan siapa saja,” lanjutnya.

“(maka ketika) Ada yang mengatakan (saya menggantikan) untuk..” suara Fadhil Rahmi terhenti.

“Bukan menggantikan. Ayah tidak tergantikan. Tidak ada yang mampu menggantikannya, saya hanya meneruskan,” lanjut Fadhil Rahmi dengan terbata-bata.  

Baca juga: TASTAFI Aceh Adakan Doa Bersama untuk Tu Sop di Masjid Raya Baiturrahman

“Dan saya juga bukan yang paling pantas untuk meneruskan. Banyak guru-guru yang lain, banyak ulama, abi, abati, abiya yang lain yang pantas untuk meneruskan,” lanjut Fadhil Rahmi sambil menyeka air matanya. 

“Tapi qadarullah, hari ini saya diberi amanah, direstui untuk coba menjadi penerus untuk mewujudkan mimpi-mimpi Ayah Sop untuk melahirkan ekonomi dayah.”

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved