Kesehatan
Tanda-Tanda Pria Punya Masalah dengan Jumlah Produksi Sperma, Simak Apa Saja Penyebabnya
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, jumlah sperma pria dikatakan sehat jika memiliki 15 juta per mililiter (ml) atau setidaknya 39 juta per
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
Jumlah sperma yang rendah dapat disebabkan oleh sejumlah masalah kesehatan dan perawatan medis.
Melansir Mayo Clinic, beberapa penyebab yang bisa menurunkan kualitas dan jumlah sperma di antaranya termasuk:
- Varikokel atau pembengkakan pembuluh darah vena yang mengalirkan testis.
- Infeksi seperti epididimis (epididimitis) atau testis (orkitis) dan beberapa infeksi menular seksual, termasuk gonore atau HIV yang dapat mengganggu produksi atau kesehatan sperma.
- Masalah ejakulasi
- Antibodi yang menyerang sperma
- Kanker atau tumor
- Testis tidak turun
- Ketidakseimbangan hormon
- Cacat pada bagian tubulus yang mengangkut sperma
- Cacat kromosom
- Penyakit celiac atau gangguan pencernaan yang disebabkan oleh kepekaan terhadap gluten
- Pengaruh obat-obatan tertentu
- Pengaruh operasi sebelumnya.
Baca juga: Setiap Hari Mengeluarkan Sperma, Apakah Berbahaya atau Justru Menyehatkan?
2. Lingkungan
Produksi atau fungsi sperma juga dapat dipengaruhi oleh paparan berlebih pada elemen lingkungan tertentu, termasuk:
- terpapar bahan kimia industri, seperti benzenes, toluene, xylene, herbicides, wisma, pelarut organik, hingga bahan cat
- terpapar logam berat seperti timbal
- terpapar radiasi dosis tinggi
- Suhu testis yang tinggi sehingga mengganggu produksi dan fungsi sperma.
3. Gaya Hidup
Aktivitas dan gaya hidup juga memungkinkan jadi penyebab jumlah sperma rendah.
Beberapa dari pola hidup yang bisa menurunkan kualitas dan jumlah sperma diantaranya ialah sebagai berikut.
- Konsumsi obat-obatan untuk merangsang kekuatan dan pertumbuhan otot, kokain atau mariyuana
- Konsumsi alkohol
- Duduk dalam waktu lama
- Merokok
- Stres emosional
- Depresi
- Berat badan berlebih
- Masalah pengujian sperma.
Tips meningkatkan kualitas sperma
Kesuburan mengacu pada kemampuan orang untuk bereproduksi tanpa bantuan medis.
Infertilitas dapat memiliki banyak penyebab dan mungkin bergantung pada genetika, kesehatan umum, kebugaran, penyakit, dan kontaminan makanan.
Terkadang ketidaksuburan dikaitkan dengan fungsi seksual, sementara di sisi lain juga dapat dikaitkan dengan kualitas air mani.
Untuk meningkatkan kualitas sperma, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.
Disarikan dari Healthline dan Mayo Clinic, berikut tips untuk meningkatkan jumlah serta kualitas sperma yang juga didukung oleh sains.
Baca juga: Peluang Hamil Tinggi, Puasa Bikin Sperma dan Sel Telur Makin Bagus, Seksolog: Asalkan Puasanya Benar
1. Pertahankan berat badan ideal
Berat badan juga berpengaruh terhadap jumlah sperma yang dimiliki pria.
Pria dengan indeks massa tubuh (BMI) yang tinggi biasanya memiliki jumlah sperma yang rendah.
Jika merasa memiliki berat badan berlebih, sebaiknya melakukan diet.
Penurunan berat badan dapat secara signifikan meningkatkan volume, konsentrasi, dan mobilitas air mani, serta kesehatan sperma secara keseluruhan.
2. Rutin olahraga
Tetap aktif dan menjalani gaya hidup sehat dapat membantu meningkatkan jumlah sperma.
dr Boyke Ingatkan Pasutri: Jangan Merokok, Jangan Begadang, Kalau Mau Cepat Punya Anak |
![]() |
---|
dr Boyke Ungkap Penyebab Pasangan Susah Punya Anak, Ternyata Bukan Hanya dari Istri |
![]() |
---|
Dr Zaidul Akbar Ungkap Rahasia Anti Peradangan: Cukup 1 Sendok Bisa Cegah Kanker hingga Autoimun |
![]() |
---|
8 Manfaat Minum Air Kayu Manis, Bagus untuk Kesehatan Wanita |
![]() |
---|
Bahan Makanan yang Direkomendasikan untuk Penderita Diabetes, Bantu Menjaga Gula Darah Stabil |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.