Kesehatan

Tanda-Tanda Pria Punya Masalah dengan Jumlah Produksi Sperma, Simak Apa Saja Penyebabnya

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, jumlah sperma pria dikatakan sehat jika memiliki 15 juta per mililiter (ml) atau setidaknya 39 juta per

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
FREEPIK.COM
Ilustrasi - Tanda-tanda pria punya masalah dengan jumlah produksi sperma, simak apa saja penyebabnya 

Satu studi telah menemukan bahwa angkat besi dan olahraga di luar ruangan dapat membantu kesehatan sperma lebih dari jenis olahraga lainnya.

Selain itu, olahraga juga diketahui dapat membantu pria mempertahankan atau menurunkan berat badan, yang secara tidak langsung memiliki manfaat tambahan untuk kesehatan sperma.

3. Konsumsi vitamin dan makanan sehat

Konsumsi banyak buah-buahan dan sayuran dalam menu makanan harian.

Makanan yang kaya akan antioksidan dapat membantu meningkatkan kesehatan sperma, menurut Mayo Clinic.

Beberapa jenis vitamin seperti vitamin D,C, dan E, juga penting untuk kesehatan sperma.

Satu studi menunjukkan bahwa mengonsumsi 1.000 miligram vitamin C setiap hari dapat membantu konsentrasi dan mobilitas sperma pria.

Jumlah sperma secara keseluruhan tidak akan meningkat, tetapi sperma bisa menjadi lebih terkonsentrasi dan mampu bergerak lebih efisien, sehingga meningkatkan peluang pembuahan.

4. Pilih celana dalam yang tepat

Pemilihan celana dalam juga membantu menjaga kualitas sperma.

Disarankan untuk menggunakan celana dalam yang longgar dan menyerap keringat.

Sebab, celana dalam jenis tersebut membantu menjaga suhu sperma agar tetap stabil.

Hal tersebut juga melancarkan aliran udara ke skrotum yang membantu pertumbuhan sperma.

5. Kelola stress

Agar bisa meningkatkan kualitas sperma, disarankan pula untuk mengelola stress dengan baik.

Pasalnya, stres juga dapat menurunkan fungsi seksual dan mengganggu hormon yang dibutuhkan untuk memproduksi sperma.

Baca juga: 6 Kebiasaan Inilah yang Bikin Pria Tidak Subur, Seksolog dr Boyke : Sperma Lambat dan Sedikit

Kapan harus ke dokter ?

Temui dokter jika Anda tidak dapat mengandung anak setelah setahun melakukan hubungan seksual tanpa kondom yang teratur, atau lebih cepat jika Anda memiliki salah satu dari yang berikut:

- Masalah ereksi atau ejakulasi, gairah seks rendah, atau masalah lain dengan fungsi seksual.

- Nyeri, ketidaknyamanan, benjolan atau bengkak di area testis.

- Riwayat masalah testis, prostat, atau seksual.

- Operasi selangkangan, testis, penis atau skrotum.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

INFO KESEHATAN LAINNYA

BACA BERITA LAINNYA DI SINI

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved