Perang Israel vs Lebanon
Hadapi Perlawanan Sengit, Pasukan Israel Dipukul Mundur, tak Sempat Masuk ke Lebanon
Apa yang mungkin dilakukan pihak Israel adalah perang propaganda ketika mereka berbicara tentang keberhasilan memasuki wilayah Lebanon. Jadi ini mung
SERAMBINEWS.COM - Ali Rizk, seorang analis keamanan dan urusan politik yang berbasis di Beirut, mengatakan pasukan Israel berusaha untuk mengalahkan pejuang Hizbullah di Lebanon selatan tadi malam tetapi berhasil dipukul mundur dan terpaksa mundur.
“Apa yang mungkin dilakukan pihak Israel adalah perang propaganda ketika mereka berbicara tentang keberhasilan memasuki wilayah Lebanon. Jadi ini mungkin bagian dari perang psikologis Israel, yang bukan pertama kalinya mereka menggunakan taktik seperti itu, kata” Rizk kepada Al Jazeera.
Baca juga: Iran Sedang Siapkan Rudal Balistik, Serangan ke Israel Segera Terjadi Diperkirakan Beberapa Jam Lagi
“Kita harus melihat bagaimana invasi darat terjadi. Namun menurut sumber yang memiliki hubungan dengan Hizbullah, Israel memang menghadapi perlawanan sengit pada larut malam tadi. Tampaknya pertempuran ini tidak akan mudah bagi Israel, bahkan jika Hizbullah telah kehilangan pemimpin dan komandan militer seniornya. Hal ini masih menjadikan Hizbullah sebagai musuh yang tangguh untuk menimbulkan kerugian besar bagi Israel dalam invasi darat mereka.”
Hizbullah Bantah Pasukan Israel Menyeberang ke Lebanon
Hizbullah membantah bahwa pasukan Israel menyeberang ke Lebanon selatan setelah Israel mengatakan pasukannya melakukan serangan terbatas di sana.
“Semua klaim Zionis bahwa pasukan pendudukan (Israel) telah memasuki Lebanon adalah salah,” Pejabat hubungan media Hizbullah Muhammad Afif mengatakan kepada Al Jazeera.
Dia menambahkan, belum ada bentrokan darat langsung antara pejuang perlawanan (Hizbullah) dan pasukan pendudukan.
“Pejuang kami siap menghadapi pasukan musuh yang berani atau berusaha memasuki Lebanon,” katanya.
Iran Sedang Siapkan Rudal Balistik, Serangan ke Israel Segera Terjadi
Iran sedang mempersiapkan diri untuk meluncurkan serangan rudal balistik "yang akan segera terjadi" terhadap Israel, menurut seorang pejabat senior Gedung Putih.
Dikutip dari CNN, Pentagon secara aktif mendukung Israel dalam persiapannya untuk mempertahankan diri dari serangan tersebut, menurut pejabat yang tidak berwenang untuk berbicara di depan umum.
Serangan langsung terhadap Israel akan membawa konsekuensi yang parah bagi Iran, kata mereka.
Serangan yang akan segera terjadi tersebut menyusul serangan udara Israel yang dahsyat dan serangan rahasia terhadap kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon.
Sebelumnya pada hari Selasa, pasukan Israel menyeberang ke Lebanon untuk pertama kalinya sejak tahun 2006.
Militer Israel mengatakan bahwa mereka sedang melakukan operasi darat "yang terlokalisasi dan terarah" terhadap pos komando Hizbullah dan tempat penyimpanan senjata.
| Pemimpin Hizbullah Nyatakan Kemenangan Melawan Israel |
|
|---|
| Netanyahu Perintahkan Militer Bersiap Hadapi Perang Sengit di Lebanon jika Gencatan Senjata Bubar |
|
|---|
| Gencatan Senjata Israel dan Hizbullah tidak akan Bertahan Secara Permanen |
|
|---|
| Gencatan Senjata Sudah Dimulai, Israel Larang Warga Sipil Lebanon Kembali ke Rumah |
|
|---|
| Hizbullah Gagal Hentikan Genosida di Gaza |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Iarael-73i3.jpg)