Selasa, 21 April 2026

Perang Gaza

100 Rumah Hancur di Tel Aviv Utara Akibat Serangan Rudal Iran

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan serangan itu merupakan respons atas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, pemimpin Hizbullah Hassan N

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/AFP
Seorang warga memeriksa puing-puing bangunan yang hancur di Hod HaSharon setelah serangan rudal Iran ke Israel, pada 2 Oktober 2024. 

Setidaknya 20 orang terluka dalam serangan tersebut, Wafa melaporkan.

Tiga orang lainnya tewas dalam serangan di kota Khuza'a, timur Khan Younis, kata Wafa.

Seorang anak tewas dan dua warga sipil lainnya terluka ketika pasukan Israel menembaki sebuah rumah milik keluarga al-Helou di lingkungan Tel Al-Hawa, barat daya Kota Gaza, pada Rabu malam, Wafa melaporkan.

Tidak mungkin untuk memverifikasi secara independen jumlah korban tewas di Gaza karena Israel telah melarang media asing masuk.

Iran Ungkap Teknologi Rahasia Sistem Rudalnya Lawan Iron Dome Israel, Terbukti 90 Persen Tepat Sasaran

Pasukan elite militer Iran, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah mengembangkan rahasia teknologi untuk mengintensifkan dampak serangan rudalnya terhadap rezim Israel, sebuah laporan menunjukkan, sehari setelah pasukan itu menembakkan rentetan rudal balistik ke sasaran di Palestina yang diduduki Israel yang sebagian dari rudal tersebut lolos dari pencegat, Irone Dome.

Laporan hari Rabu oleh kantor berita Tasnim mengatakan bahwa IRGC telah menunda responsnya yang sangat besar terhadap kegiatan kriminal Israel di wilayah tersebut selama beberapa minggu untuk menyelesaikan pekerjaan pada teknologi dan peralatan baru yang diperlukan untuk mengintensifkan serangan terhadap rezim tersebut.

Tasnim mengutip sumber informasi yang mengatakan bahwa teknologi dan peralatan baru akan memberikan keunggulan IRGC dalam setiap konfrontasi dengan Israel.

Dikatakan bahwa pasukan tersebut telah menggunakan sebagian teknologi tersebut dalam operasi serangan rudal pada Selasa malam terhadap sasaran di ibu kota Israel, Tel Aviv, dan wilayah lain di Palestina yang diduduki.

Laporan itu mengatakan bahwa teknologi baru menjadi alasan utama di balik keberhasilan operasi IRGC di mana lebih dari 90 persen rudal mengenai sasarannya.  

Namun, sumber tersebut mengatakan bahwa IRGC belum menggunakan teknologi tersebut dalam skala besar, dan menambahkan bahwa skenario seperti itu akan mengejutkan musuh Israel.

Mereka mengatakan bahwa IRGC telah mengumpulkan intelijen sensitif dalam beberapa minggu terakhir dan telah memperbarui sistem rudal dan peralatan lainnya sedemikian rupa sehingga dapat lebih efektif dalam serangan apa pun terhadap Israel.

Pihak yang berwenang Iran telah melaporkan laporan media dan pernyataan yang dikeluarkan oleh Israel yang menunjukkan bahwa pertahanan udara rezim tersebut telah mencegat sebagian besar rudal yang ditembakkan oleh IRGC.

Operasi IRGC dilakukan sebagai respons terhadap aktivitas sabotase Israel di Iran dan serangan brutalnya terhadap Palestina dan Lebanon dalam beberapa bulan terakhir.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved