Sabtu, 18 April 2026

Perang Gaza

100 Rumah Hancur di Tel Aviv Utara Akibat Serangan Rudal Iran

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan serangan itu merupakan respons atas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, pemimpin Hizbullah Hassan N

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/AFP
Seorang warga memeriksa puing-puing bangunan yang hancur di Hod HaSharon setelah serangan rudal Iran ke Israel, pada 2 Oktober 2024. 

Menurut Kantor Berita Nasional Lebanon, serangan tersebut menargetkan pusat pertahanan sipil yang baru didirikan di lingkungan Chiyah dan dua bangunan di persimpangan Jamous-Safeer dan daerah Saint Therese dan Kaliri Siman serta sekitar wilayah Hadath dan dekat kompleks Al-Mujtaba.

Serangan udara juga menargetkan lantai atas sebuah gedung di daerah Shweifat, seperti yang ditampilkan dalam gambar dan video yang disebarkan oleh media aktivis.

Menurut koresponden Anadolu, secepatnya mengepul ke langit di atas area tersebut sementara ambulans mengangkut ke lokasi yang dituju.

Sebelum pemboman, tentara Israel mendesak penduduk gedung yang menjadi sasaran untuk mengungsi, dengan alasan "kedekatannya dengan fasilitas Hizbullah."

Netanyahu Berambisi Serang Situs Nuklir Iran, Biden: Jangan

Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah menyuarakan penentangan terhadap serangan apa pun terhadap situs nuklir Iran sebagai tanggapan atas serangan rudal Teheran terhadap Israel.

Ketika ditanya oleh wartawan pada hari Rabu apakah dia akan mendukung pencapaian tersebut, Biden menyatakan “jawabannya tidak”.

Pernyataan Biden muncul sehari setelah Iran menembakkan sekitar 180 rudal balistik ke Israel, serangan kedua Iran terhadap negara itu sejak April.

Serangan terbaru Iran terhadap lokasi militer Israel terjadi sebagai respons atas pembunuhan tokoh-tokoh penting sekutu Iran, termasuk Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah.

Lebih dari 70 Orang tewas dalam Serangan Israel di Gaza 

Lebih dari 70 orang tewas akibat serangan Israel di Gaza pada hari Rabu, kata media dan pejabat Palestina, termasuk dalam serangan Israel terhadap sebuah sekolah dan panti asuhan yang menampung orang-orang terlantar.

Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan sedikitnya 51 orang tewas dan 82 orang terluka dalam serangan Israel di Khan Younis yang dimulai pada Rabu dini hari. 

Catatan di rumah sakit Eropa menunjukkan bahwa tujuh wanita dan 12 anak-anak, yang berusia 22 bulan, termasuk di antara mereka yang tewas.

Mengutip angka dari Bulan Sabit Merah Palestina, kantor berita Palestina Wafa melaporkan bahwa selain pembantaian di Khan Younis, di mana sedikitnya 12 anak tewas, sepuluh orang lainnya tewas dalam serangan udara Israel di kamp pengungsi Nuseirat dan al-Bureij di Jalur tengah.

Di Kota Gaza, sembilan warga sipil tewas dalam serangan Israel terhadap sekolah Muscat dan panti asuhan al-Amal, yang menampung para pengungsi. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved