Breaking News

Perang Israel vs Lebanon

Netanyahu Kabur dari Rumah ke Bunker Bawah Tanah saat Roket Hizbullah Ditembakkan, Sirene Berbunyi 

Ini terjadi ketika Perlawanan Islam di Lebanon, Hizbullah, memperluas lingkaran penembakan roketnya di wilayah utara Palestina yang diduduki dan dilan

Editor: Ansari Hasyim
ABIR SULTAN / POOL / AFP
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memimpin rapat Kabinet di Kirya, yang menampung Kementerian Pertahanan Israel, di Tel Aviv pada tanggal 31 Desember 2023. --- Tepi Barat berada di ambang ledakan perang baru dengan Israel saat kekerasan meningkat di sana. 

SERAMBINEWS.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah meninggalkan tempat tinggalnya di Kaisarea setelah sirene serangan udara berbunyi, mendorongnya untuk segera mencari perlindungan di bunker bawah tanah, menurut laporan situs web berita Israel, Walla, Sabtu (5/10/2024).

Ini terjadi ketika Perlawanan Islam di Lebanon, Hizbullah, memperluas lingkaran penembakan roketnya di wilayah utara Palestina yang diduduki dan dilanjutkan operasi kualitatifnya melawan pendudukan Israel

Serangan itu untuk menanggapi serangan biadab Israel terhadap kota-kota, desa-desa dan warga sipil di Gaza dan Lebanon.

Baca juga: Netanyahu Gandeng Amerika, Serangan Israel ke Iran Terjadi dalam Beberapa Hari Ini

Sejak dini hari, sirene telah dibunyikan di Margaliot, Misgav Am, Hanita, Haifa, Krayot, Acre, Nahariyya, Lembah Beit She'an, Gesher dan Menahemia, bersamaan dengan peluncuran salvo roket dari Lebanon, yang oleh media Israel diartikan sebagai: "Kegilaan di langit Haifa dan Krayot."

Media Israel juga melaporkan bahwa Netanyahu dan beberapa menteri bersembunyi selama serangan Iran terhadap Israel di lokasi bawah tanah yang dibentengi di kota Yerusalem, sementara Menteri Pertahanan Yoav Gallant membarikade dirinya di sebuah gedung bawah tanah milik kementerian di Tel Aviv.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved