Jumat, 15 Mei 2026

Berita Banda Aceh

8 Kabupaten di Aceh Terendam, 33.000 Jiwa Terdampak Banjir

Kalaksa BPBA T Nara Setia mengatakan, setidaknya ada 8 kabupaten/kota di Aceh terdampak bencana banjir akibat hujan deras yang terjadi.

Tayang:
Editor: mufti
Foto Ist
Hingga hari ke 3, Personel Satlantas Polres Aceh Selatan Polda Aceh tetap siaga melakukan pengaturan guna menjaga keselamatan pengguna jalan dan kelancaran Transportasi di lokasi banjir Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (14/10/2024). 

Ini data yang kita kumpulkan hingga pukul 18.00 WIB. Potensi korban bisa bertambah melihat anomali cuaca saat ini. Kami sedang dalam perjalanan ke Kutacane untuk mengecek kawasan terdampak banjir. T Nara Setia, Kalaksa BPBA

BANDA ACEH - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat, hujan lebat yang melanda hampir seluruh wilayah di Aceh membuat 10.525 Kepala Keluarga atau 33.610 jiwa di 8 kabupaten/kota di Aceh hingga Senin (14/10/2024) pukul 18.00 WIB, terdampak banjir. Sebanyak 

9.580 kepala keluarga di antaranya terpaksa harus mengungsi sejak beberapa hari terakhir.

Kalaksa BPBA T Nara Setia mengatakan, setidaknya ada 8 kabupaten/kota di Aceh terdampak bencana banjir akibat hujan deras yang terjadi. Dimana delapan kabupaten itu meliputi Aceh Utara dengan 2.432 KK atau 7.526 Jiwa terdampak banjir, Aceh Tenggara 831 KK atau 3.236 Jiwa, Aceh Selatan 521 KK atau 1.943 Jiwa, Subulussalam 2.293 KK atau 9.290, Nagan Raya 569 KK, Aceh Timur 252 KK, Aceh Tamiang, 2.961 KK dan Aceh Singkil dengan 665 KK terdampak banjir akibat hujan lebat.

"Ini data yang kita kumpulkan hingga pukul 18.00 WIB, potensi korban bisa bertambah melihat anomali cuaca saat ini. Dan saat ini kami sedang dalam perjalanan ke Kutacane untuk mengecek kawasan terdampak banjir," katanya saat dikonfirmasi Senin (14/10/2024) malam.

Jembatan putus di Nagan

Di Nagan Raya, sebuah jembatan permanen sepanjang 15 meter mengalami kerusakan di Alu Siron, pada lintas jalan kabupaten Cot Mee-Alue Bata. Jembatan ini putus dan ambruk diterjang banjir pada Minggu malam.

Dampak jembatan Alue Siron putus, warga menjadi terisolir.  Dua hari lalu, banjir memutuskan jalan di Gunong Gut, Kecamatan Darul Makmur. Namun, kini telah dibangun jembatan darurat menggunakan batang kelapa agar transportasi kembali lancar. Banjir pada Senin merupakan hari keempat Nagan Raya dikepung banjir. Di beberapa desa memang ada yang sudah surut.

Di Singkil, banjir tidak hanya merendam fasilitas umum seperti masjid dan jalan raya, tetapi juga merendam permukiman penduduk di Desa Pemuka, Ujung Bawang, Pea Bumbung, Teluk Rumbia dan Rantau Gedang, di Kecamatan Singkil.  Sementara masjid yang tergenang banjir terpantau di Desa Pemuka. Sedangkan badan jalan provinsi yang tergenang banjir di Desa Ujung Bawang. 

Menurut warga banjir mulai meninggi di Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, Mimggu malam. Ketinggian air bertambah menjelang Senin siang. 

Selain wilayah Singkil, banjir juga menggenang sejumlah desa di dua kecamatan lain di Kabupaten Aceh Singkil.  Masing-masing wilayah Kecamatan Simpang Kanan dan Kecamatan Gunung Meriah. Hanya saja tidak sedalam di wilayah Singkil. 

Kedalaman banjir di pekarangan permukiman penduduk Singkil, mencapai sepinggang orang dewasa. Sementara rumah penduduk karena dibangun tinggi dari permukaan tanah, genangan di dalam rumah tidak terlalu tinggi. 

Kedalaman banjir di badan jalan Provinsi di kawasan Ujung Bawang, sekitar 30 centimeter. Kendaraan roda empat masih bisa melintas. Hanya saja sebagian pengendara sepeda motor memilih parkirkan kendaraan di pinggir jalan untuk menghindari mogok ketika menerobos banjir. 

Di Subulussalam, banjir akibat hujan deras dan diperparah kiriman dari Aceh Tenggara meluas ke Kecamatan Longkib dan Rundeng, Senin (14/10/2024). Camat Longkib H. Hal Haris yang dikonfirmasi Serambi mengatakan banjir mulai merendam tiga desa di wilayahnya. Ketiga desa yang terendam banjir di Kecamatan Longkib adalah Panji, Sepang dan Longkib.

Di Aceh Jaya, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Jaya pada Senin malam (14/10/2024) menyebabkan badan jalan lintas desa tergenang banjir. Jalan yang tergenang banjir ini sendiri berada di kawasan Desa Pasar Lamno, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya. Salah satu warga setempat, Muzakir Lamno yang dikonfirmasi Serambi menyebutkan bahwa  sepanjang 50-100 meter badan jalan tergenang banjir. "Air yang menggenangi badan jalan itu sekitar 50 meter," ungkapnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved