Berita Banda Aceh
Bersama Pers, BSI Aceh Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Dukung Pertumbuhan Ekonomi Aceh
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- BSI Regional Aceh menggelar Media Gathering bersama insan pers untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Aceh.
- BSI mencatat pertumbuhan positif pada Triwulan I 2026, dengan jumlah nasabah nasional mencapai 23,7 juta.
- OJK dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Aceh menilai perbankan syariah berperan penting dalam mendorong pembiayaan sektor produktif, penguatan UMKM, dan pembangunan ekonomi Aceh yang inklusif serta berkelanjutan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Aceh”.
Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, diskusi, sekaligus penguatan kolaborasi antara BSI Regional Aceh, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), serta media massa dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Aceh, Rabu (13/5/2026)
Kegiatan dibuka dengan welcoming speech oleh RCEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa perbankan syariah kini memiliki posisi yang semakin strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.
Khususnya di Aceh yang menerapkan sistem ekonomi berbasis syariah.
Imsak menjelaskan, secara nasional BSI dengan dual licence sebagai bank syariah dan bank emas berhasil mencatat pertumbuhan customer base yang signifikan pada Kuartal I 2026.
Baca juga: QR Antar Negara BYOND by BSI Siap Digunakan di China
Sejak merger pada 1 Februari 2021, jumlah nasabah BSI telah bertambah sebanyak 9,26 juta nasabah.
Khusus pada tiga bulan pertama tahun 2026, jumlah nasabah meningkat sekitar 0,5 juta menjadi 23,7 juta nasabah.
“Peningkatan customer base ini turut mendorong Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI pada Triwulan I 2026 tumbuh 18 persen secara year on year menjadi Rp376,8 triliun,” ujar Imsak.
Dari sisi pembiayaan, BSI juga mencatat pertumbuhan double digit sebesar 14,39 persen (YoY) menjadi Rp329 triliun.
Meski tumbuh signifikan, kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) gross sebesar 1,8 persen, membaik dibandingkan periode sebelumnya sebesar 1,88 persen, sementara NPF nett berada pada level 0,38 persen.
Pertumbuhan DPK tersebut turut mendorong total aset BSI per Maret 2026 meningkat menjadi Rp460,1 triliun.
Baca juga: Nasabah Tabungan Haji BSI Melesat, Capai Rp 15 Triliun
Capaian ini mengantarkan BSI masuk dalam jajaran Top 5 Bank di Indonesia setelah resmi menjadi bank persero pada 23 Januari 2026.
“Hal ini menunjukkan bahwa bank syariah saat ini memiliki posisi dan kinerja yang sejajar dengan bank-bank besar Himbara lainnya,” tambahnya.
| Kemenag Aceh akan Pantau Hilal Zulhijah |
|
|---|
| Polresta Sebut Tak Ada Mahasiswa yang Ditahan Terkait Aksi Tolak Pergub JKA |
|
|---|
| Tim Kalong Jaring 4 Wanita, Nongkrong hingga Larut Malam |
|
|---|
| Temui Sekjen Kemenkeu, Mualem Kejar Tambahan Anggaran untuk Aceh |
|
|---|
| UNICEF dan Disdikbud Evaluasi Implementasi GSS di 38 SMP Banda Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bersama-BSI-15052026.jpg)