Berita Banda Aceh

Dua Gampong di Banda Aceh Terindikasi Jadi Perindukan Malaria

“Saat ini masih ada 2 gampong yang terindikasi menjadi perindukan malaria yaitu, di Gampong Tibang dan Gampong Jawa,” kata Lukman kepada Serambi.

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
KOMPAS.COM
Nyamuk penyebab DBD 

“Saat ini masih ada 2 gampong yang terindikasi menjadi perindukan malaria yaitu, di Gampong Tibang dan Gampong Jawa,” kata Lukman kepada Serambi, Selasa (15/10/2024).

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh, Lukman SKM MKes menyebutkan saat ini dua gampong di Banda Aceh terindikasi menjadi tempat perindukan nyamuk Malaria.

Dia mengatakan, dua gampong tersebut meliputi Gampong Tibang, Kecamatan Syiah Kuala dan Gampong Jawa, Kecamatan Kuta Raja.

“Saat ini masih ada 2 gampong yang terindikasi menjadi perindukan malaria yaitu, di Gampong Tibang dan Gampong Jawa,” kata Lukman kepada Serambi, Selasa (15/10/2024).

Meski masih ada dua gampong di Banda Aceh terindikasi jadi tempat indukan nyamuk malaria, saat ini kasus malaria di Kota Banda Aceh tidak lagi ditemukan.

Pasalnya, Kota Banda Aceh sudah mendapatkan sertifikat eliminasi malaria pada tahun 2014.

“Kalau pun ada kasus yang dirawat dirumah sakit berasal dari daerah luar Kota Banda Aceh,” ucapnya.

Meski begitu, untuk mencegah adanya korban akibat malaria tersebut, pihaknya tetap melakukan  pemantauan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon dari semula layanan kesehatan apabila terdapat laporan dengan gejala klinis malaria.

Nantinya kata Lukman, akan dilakukan pemeriksaan laboratorium, kemudian melakukan pemantauan laguna laguna atau genangan air bekas tambak yang dapat menjadi tempat perindukan nyamuk malaria.

“Kita meminta masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan, khususnya selokan untuk mencegah penyakit malaria itu kembali ditemukan,” pungkasnya.(*)
 
 Baca juga: Hingga Oktober, 197 Kasus DBD Dilaporkan di Banda Aceh, Warga Diminta Jaga Kebersihan


 

 
 
 
 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved