Luar Negeri
Mahathir Mohamad Mantan PM Malaysia Dilarikan ke Rumah Sakit karena Infeksi Paru-paru
Pengacara Dr Mahathir Mohamad sudah memberi tahu pengadilan bahwa kliennya akan menjalani cuti medis hingga 25 Oktober.
SERAMBINEWS.COM, PETALING JAYA – Mantan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad dilarikan ke Institut Jantung Nasional (IJN), Malaysia, pada Selasa, 15 Oktober karena infeksi paru-paru.
Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menyatakan, pria berusia 99 tahun itu menderita infeksi paru-paru dan telah menjadi saksi sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Wakil Perdana Menteri Zahid Hamidi sejak Senin, 14 Oktober 2024.
Karena kejadian ini, Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur membatalkan dua hari agenda sidang tersebut mulai 16-17 Oktober dan uji coba sidang lanjutan akan digelar pada 29 dan 30 Oktober.
Pengacara Dr Mahathir Mohamad sudah memberi tahu pengadilan bahwa kliennya akan menjalani cuti medis hingga 25 Oktober.
Berdasarkan tuntutan yang diajukan pada 20 Juli 2022, Dr Mahathir menuduh Datuk Seri Zahid, 71 tahun, melontarkan kata-kata fitnah terhadap dirinya saat rapat divisi UMNO di Kelana Jaya pada 30 Juli 2017.
Dr Mahathir percaya bahwa individu yang disebut oleh presiden UMNO, terdakwa, dalam pernyataan pencemaran nama baik sebagai “orang itu”, “dia”, dan “Mahathir putra Iskandar Kutty” jelas merujuk kepadanya secara spesifik.
Dia mengklaim pernyataan itu dimaksudkan untuk menyiratkan bahwa dia tidak terlahir sebagai orang Melayu atau Muslim, dan bahwa nama aslinya adalah “Mahathir putra Iskandar Kutty”.
Alhasil, ia menyatakan posisinya sebagai negarawan dan tokoh politik berpengaruh di mata dunia tercoreng.
Dalam pembelaannya, Zahid mengatakan nama yang dimaksud adalah seseorang berdasarkan informasi yang terdapat dalam salinan kartu identitas lama.
Dr Mahathir juga mengklaim bahwa pernyataan fitnah Zahid secara implisit mempertanyakan dan meragukan kredibilitasnya untuk memimpin negara dan partai yang memprioritaskan orang Melayu secara keseluruhan.
Kondisi Kesehatan Mahathir Mohamad
Kondisi kesehatan Dr Mahathir Mohamad belakangan memang menurun karena usianya yang terus bertambah dan kini memasui 99 tahun.
Mengutp The Star, Mahathir mengatakan, dia bersyukur masih bisa bekerja dan berpikir.
Pria yang pernah menjabat dua kali sebagai Perdana Menteri ini mengakui bahwa dirinya tidak sekuat dulu karena di usianya yang kini sudah 99 tahun, ia tidak mampu melakukan banyak hal seperti yang pernah ia lakukan di masa mudanya.
Sosok Robin Westman, Penembak Sekolah Pakai Senjata Bertuliskan 'Bunuh Trump' dan 'Bakar Israel' |
![]() |
---|
Kim Jong Un Perintahkan Senjata Nuklir Dipercepat saat AS-Korsel Latihan Militer |
![]() |
---|
Mesin Pesawat Condor Jerman Meledak di Udara, Begini Nasib 273 Penumpang |
![]() |
---|
Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Pakistan Lampaui 350 Orang |
![]() |
---|
5 Orang Tewas akibat Helikopter Pakistan Jatuh Saat Misi Penyelamatan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.