Rabu, 22 April 2026

Sosok Andi Fatmasari Rahman, Calo Akpol yang Tipu Crazy Rich Makassar, Raup Rp 4,9 Miliar

AFR menjanjikan bahwa ia dapat membantu Gonzalo lolos seleksi sebagai taruna Akpol melalui jalur khusus.

Editor: Amirullah
Kolase Tribunnewswiki/Tribun Network
Sosok Andi Fatmasari Rahman, Calo Akpol Raup Rp 4,9 Miliar Hasil Tipu Crazy Rich Makassar 

SERAMBINEWS.COM  - Andi Fatmasari Rahman, yang dikenal sebagai AFR, kini menjadi sorotan setelah namanya terseret dalam kasus penipuan sebagai calo Akademi Kepolisian (Akpol). Tindakan nekatnya berhasil meraup keuntungan hingga Rp4,9 miliar.

Korban dalam kasus ini adalah Gonzalo Algazali (19), seorang pengusaha muda yang merupakan bagian dari kalangan "Crazy Rich" di Makassar, Sulawesi Selatan. Gonzalo adalah putra dari pemilik bisnis skincare ternama di daerah tersebut, Citra Insani.

Gonzalo mengalami kerugian besar setelah percaya pada janji-janji palsu yang ditawarkan oleh Andi Fatmasari Rahman.

AFR menjanjikan bahwa ia dapat membantu Gonzalo lolos seleksi sebagai taruna Akpol melalui jalur khusus.

Hal yang mengejutkan, Andi Fatmasari Rahman ini sering membawa-bawa nama Anggota DPR RI Ahmad Sahroni untuk meyakinkan mereka. 

Sosok Andi Fatmasari Rahman, Calo Akpol
Sosok Andi Fatmasari Rahman, Calo Akpol Raup Rp 4,9 Miliar Hasil Tipu Crazy Rich Makassar


Keterangan tersebut dibongkar oleh Citra Insani.

Saat ini Andi Fatmasari Rahman yang selama ini menyibukkan diri sebagai aktivis anti-korupsi itu sudah ditangkap oleh pihak kepolisian Polda Sulsel setelah dilaporkan keluarga Gonzalo Algazali pada awal September 2024.

Berikut adalah kronologi Andi Fatmasari Rahman berhasil menipu Gonzalo Algazali dan meraup untung hingga Rp4,9 miliar:

Hajjah Serli, yang tak lain adalah Tante Gonzalo Algazali, mnejelaskan pertemuan pertama dengan Andi Fatmasari Rahman terjadi di sebuah kafe di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Februari 2024. 

Andi Fatmasari Rahman menawarkan jalur khusus agar Gonzalo Algazali bisa diterima sebagai taruna Akpol.

Yakni dengan permintaan uang secara bertahap yang akhirnya total mencapai hampir Rp 5 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Hajjah Serli kepada TRIBUN-TIMUR.COM, Selasa (15/10/2024) malam.

“Awalnya AFR meminta Rp 1 miliar, tapi kemudian jumlahnya naik menjadi Rp 1,5 miliar, dan terus bertambah hingga mencapai Rp 4,9 miliar, termasuk emas batangan dan perhiasan,” papar Hajjah Serli.

Walaupun Gonzalo Algazali tidak lolos seleksi Akpol di tingkat daerah, Andi Fatmasari Rahman terus meyakinkan keluarganya dengan membawa Gonzalo ke Jakarta dan Semarang.

Seolah-olah hal tersebut untuk mengikuti pelatihan sebelum pengumuman final atau penentuan akhir (pantukhir).

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved