Berita Aceh Selatan

Polisi Tangkap 3 Pelaku Penyelundup Rohingya

“Benar, tapi belum bisa kami berikan keterangannya karna dalam pemeriksaan.” Mughi Prasetyo Habrianto, Kapolres Aceh Selatan

Editor: mufti
For Serambinews.com  
Kapal etnis rohingya terpantau masuk Perairan Aceh Selatan tepatnya di kawasan Labuhanhaji, Jumat (18/10/2024) 

“Benar, tapi belum bisa kami berikan keterangannya karna dalam pemeriksaan.” Mughi Prasetyo Habrianto, Kapolres Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Polisi berhasil menangkap tiga pelaku yang diduga menyelundupkan Rohingya menggunakan Kapal Motor (KM) Raseki yang kini berada di perairan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan. 

Dari informasi yang diterima Serambi, Minggu (20/10/2024), ketiga pelaku ditangkap pada Jum'at (18/10/2024) sekira pukul 17.00 WIB di Poslantas Sibande Pakpak Barat Provinsi Sumatera Utara (Sumut). 

Adapun ketiga pelaku berinisial F (35) warga Labuhan Haji Timur, Aceh Selatan, I (32) warga Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan, dan A (33) warga Tangan-tangan, Aceh Barat Daya (Abdya). 

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Mughi Prasetyo Habrianto melalui Kasat Reskrim AKP Fajriadi yang dikonfirmasi Serambi Minggu (20/10/2024) membenarkan penangkapan pelaku penyelundup Rohingya

Tapi ia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena masih dalam penyelidikan. "Benar, tapi belum bisa kami berikan keterangannya karna dalam pemeriksaan," kata AKP Fajriadi.

Evakuasi enam rohingya 

Sementara tim SAR gabungan mengevakuasi enam imigran Rohingya yang sakit dari KM Raseki ke daratan untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Yullidin Away (RSUDYA) Tapaktuan guna menjalani pemeriksaaan kesehatan. 

Koordinator POS Basarnas Meulaboh Juanda mengatakan, jumlah keseluruhan imigran Rohingya sebanyak 151 orang dengan rincian anak-anak di bawah umur 10 tahun berjumlah 59 orang, 13 orang laki-laki dewasa dan 79 orang wanita dewasa.

"Mereka yang sakit terdiri dari satu wanita hamil, satu orang anak perempuan, dua wanita dewasa dan dua orang laki-laki dewasa," jelasnya. 

Para imigran yang sakit langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUDYA Tapaktuan dengan menggunakan mobil ambulance. "Alhamdulillah evakuasi berjalan lancar dan tidak ada kendala," kata Juanda. 

Sementara Panglima Laot Kabupaten Aceh Selatan, Muhammad Jabal kembali mememastikan bahwa hanya enam imigran Rohingya yang sakit. "Hanya enam orang yang sakit yang dievakuasi di RSUDYA, hal ini dilakukan sebagai bentuk aksi kemanusiaan," ungkapnya. 

Sedangkan sisanya, 145 orang, masih berada di kapal dan tidak diturunkan ke darat karena ditolak oleh masyarakat. Ia mengatakan, imigran Rohingya yang masih tinggal di kapal saat ini juga telah disalurkan logistik.(l

 

Hanya Lima Orang yang Diperiksa Kesehatan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved