Jumat, 8 Mei 2026

Profil Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal Jadi Menteri Agama Kabinet Prabowo

Nasaruddin Umar resmi dilantik sebagai Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Faisal Zamzami
Dok. Masjid Istiqlal
Profil Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta dipilih menjadi menteri kabinet Prabowo-Gibran periode 2024-2029. 

SERAMBINEWS.COM - Nasaruddin Umar resmi dilantik sebagai Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Senin (21/10/2024).

Nasaruddin, yang sebelumnya dikenal sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta mengaku terkejut ketika mendapatkan tawaran dari Presiden Prabowo untuk bergabung dalam kabinet.

“Saya betul betul sangat surprise ya, saya engak nyangka dan saya kaget, saya enggak pernah membayangkan. Saya baru pulang juga dari MoU dengan Al-Azhar Mesir, kemarin baru pulang,” ujar Nasaruddin, usai dipanggil ke Kertanegara Jakarta, Senin (14/10/2024).

Penunjukan Nasaruddin sebagai Menteri Agama bukanlah kejutan besar bagi banyak kalangan, mengingat pengalaman panjangnya di dunia keagamaan dan pendidikan.

Bahkan, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Agama pada tahun 2011 hingga 2014, di mana ia berperan penting dalam berbagai kebijakan keagamaan nasional.

Menag: Kami Mohon Doa dan Kerja Sama untuk Bangun Kedamaian dan Peradaban Bangsa

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berdoa dan bekerja sama demi menciptakan kedamaian, ketenangan, dan keamanan dalam pembangunan bangsa.

Hal ini ia sampaikan usai menghadiri Pelantikan Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Senin (21/10/2024).

Nasaruddin menekankan pentingnya peran Kementerian Agama dalam mewujudkan lingkungan yang damai dan sejuk, sehingga pembangunan yang produktif dapat tercapai. 

“Kami mohon doa seluruh masyarakat agar melalui Kementerian Agama, masyarakat kita bisa lebih tenang, bisa lebih sejuk, bisa lebih damai, sambil membangun peradaban dan masa depan bangsa yang lebih kokoh dan konstruktif,” ujar Nasaruddin.

Imam Besar Mesjid Istiqlal itu menekankan bahwa tanpa kedamaian, keamanan, dan ketenangan, pembangunan yang produktif tidak akan mungkin terjadi.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama membangun peradaban di masa depan. “Mari kita semuanya bekerja sama satu sama lain.

Insya Allah, kita akan meraih apa yang kita cita-citakan, dan kita akan bersama dalam mencapai tujuan tersebut,” tutupnya.

 

Profil Nasaruddin Umar, Menteri Agama RI

Nasaruddin Umar lahir di Ujung-Bone, Sulawesi Selatan, pada 23 Juni 1959. Ia memiliki latar belakang pendidikan agama yang kuat.

Memulai studinya di Pesantren As’adiyah Sengkang, sebelum melanjutkan ke Fakultas Syariah IAIN Alauddin Ujung Pandang, di mana ia meraih gelar Sarjana Muda dan Sarjana Lengkap.

Gelar pascasarjana dan doktoralnya ia selesaikan di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tempat di mana ia kemudian menjadi Guru Besar dalam bidang Tafsir di Fakultas Ushuluddin.

Selain dikenal sebagai tokoh agama, Nasaruddin Umar memiliki pengalaman yang sangat luas di bidang pendidikan dan organisasi keagamaan.

Sejak 2016, ia menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara.

Sebelum itu, ia juga memegang berbagai posisi penting di Kementerian Agama.

Termasuk sebagai Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam dari 2006 hingga 2012, dan Wakil Menteri Agama pada 2011-2014.

Tak hanya di lingkup pemerintahan, Nasaruddin juga aktif di berbagai lembaga pendidikan dan sosial.

Ia merupakan Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Ia memiliki pengalaman mengajar di berbagai institusi pendidikan, termasuk di Universitas Indonesia dan Yayasan Wakaf Paramadina.

Dalam peran internasional, Nasaruddin juga dikenal sebagai akademisi yang aktif.

Ia terlibat dalam berbagai kerja sama internasional, termasuk dengan lembaga-lembaga keagamaan terkemuka seperti Al-Azhar di Mesir.

Kini Nasaruddin juga termasuk salah satu Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022-2027.

Baca juga: Berikut 48 Menteri dan 5 Kepala Lembaga Kabinet Merah Putih yang Dilantik Prabowo di Istana Jakarta

Data diri:

  • Nama Lengkap: Nasaruddin Umar
  • Tempat/Tanggal Lahir: Ujung-Bone, Sulawesi Selatan, 23 Juni 1959

Riwayat pendidikan:

  • Pendidikan Guru Agama (PGA) di Pesantren As’adiyah Sengkang
  • Sarjana Muda, Fakultas Syari’ah, IAIN Alauddin Ujung Pandang
  • Sarjana Lengkap (Sarjana Teladan) Fakultas Syari’ah, IAIN AlauddinUjung Pandang
  • Program S2 (tanpa tesis) IAIN syarif Hidayatullah Jakarta 
  • Program S3 IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Guru Besar dalam bidang Tafsir pada Fakultas Ushuluddin IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta 

 

Riwayat pekerjaan:

  • Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As'adiyah Sengkang,  Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (2022-sekarang)
  • Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta (2000- sekarang)
  • Anggota Komnas Perempuan (1999-sekarang)
  • Pembantu Rektor III UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2000-sekarang)
  • Ketua program studi Agama dan Perempuan, bidang kajian wanita program pascasarjana Universitas Indonesia (2001-sekarang)
  •  Staf pengajar Yayasan Wakaf Paramadina (1993-sekarang)
  • Staf Pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IBII Jakarta (1997-sekarang)
  • Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (2006-2012)
  • Wakil Menteri Agama RI (2011-2014) Imam Besar Masjid Istiqlal (2016-sekarang)
  • Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Rektor Universitas Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur'an (PTIQ)

Baca juga: VIDEO VIRAL Suami di Israel Nyumpahin Kepala Istrinya Dihantam Roket Katyusha saat Sirene Berbunyi

Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Lhokseumawe Naik, Berikut Rincian Harga, Senin 21 Oktober 2024

Baca juga: VIDEO - Anggota Satlantas Bersama Dishub dan Masyarakat Tutup Lobang Jalan di Bireuen

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved