Berita Subulussalam

Tanggapi Video Keluhan Pasien, YARA Minta Pj Wali Kota Segera Benahi RSUD Subulussalam

“Untuk itu, kita mempertanyakan bagaimana mungkin rumah sakit tidak ada ambulans yang ready. Ini kelalaian yang tidak bisa diterima,” tukasnya. 

Penulis: Khalidin | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Ketua YARA Kota Subulussalam, Edi Saputra Bako 

Laporan Khalidin Umar Barat I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Sebuah video berisi keluhan pasien atas buruknya pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam beredar pada Senin (21/10/2024).

Masalah ini pun mendapat respon dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Subulussalam.

Ketua YARA Kota Subulussalam, Edi Saputra Bako turut angkat bicara mengenai beredarnya rekaman video tentang keluhan keluarga pasien terkait pelayanan di RSUD Subulussalam

Edi Sahputra Bako, Ketua YARA Perwakilan Subulussalam merasa turut perhatin saat melihat video tersebut.

Di mana seorang perempuan sudah sejak lama menunggu adiknya untuk dirujuk tapi belum mendapat pelayanan cepat oleh pihak RSUD. 

"Apalagi kondisi pasien darurat, tentu kita harapkan pelayanan yang cepat tanggap dari pihak rumah sakit," kata Edi.

Diterangkan dia, jika persoalannya betul karena ambulans tidak standby atau rusak, tentu ini perihal yang sangat serius dan tidak bisa diterima.

“Untuk itu, kita mempertanyakan bagaimana mungkin rumah sakit tidak ada ambulans yang ready. Ini kelalaian yang tidak bisa diterima,” tukasnya. 

Lebih jauh, Edi Sahputra Bako pun mengaku sering mendapat aduan dari masyarakat terkait ketersediaan obat-obatan yang kadang sering keluarga pasien membeli di luar rumah sakit akibat ketidaksediaan obat-obatan di RSUD. 

Lain lagi soal fasilitas dan kebersihan juga banyak dikeluhkan masyarakat. 

"Kita berharap, RSUD Subulussalam yang menjadi representatif untuk pengobatan tapi kalau obat-obatan dan fasilitas saja masih banyak yang kurang,” tutur dia. 

“Ini aneh, ke mana biaya klaim BPJS sampai-sampai obat-obatan kadang tidak tersedia," tukas Edi Sahputra Bako. 

Lantaran itu, untuk menyelamatkan RSUD, perlu ada ketegasan dari pimpinan, dalam hal ini Penjabat Wali Kota Subulussalam untuk segera mengevaluasi manajemen RSUD. 

Hal ini karena setiap detik waktu proses perobatan medis sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa pasien.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved