Selasa, 14 April 2026

Berita Sabang

Hari Santri 2024: Kemenag Sabang Ajak Santri Berperan Aktif Majukan Pariwisata

Peringatan Hari Santri 2024 di Kota Sabang menjadi momen penting untuk mendorong sinergi antara semua pihak dalam mengembangkan sektor pariwisata

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sabang, H. Samsul Bahri memberikan hadiah berupa uang tunai kepada santri yang berprestasi 

Laporan Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM,SABANG - Peringatan Hari Santri 2024 di Kota Sabang menjadi momen penting untuk mendorong sinergi antara semua pihak dalam mengembangkan sektor pariwisata. 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sabang, H. Samsul Bahri, mengajak santri dan masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memajukan pariwisata, menjadikan Sabang sebagai destinasi internasional yang aman dan ramah.

“Hari Santri bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi momentum untuk mendorong semangat para santri dalam memajukan potensi wisata yang ada di Sabang,” ujar Samsul Bahri, Selasa (22/10/2024).

 Ia menekankan bahwa santri memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga dan mengembangkan potensi wisata di daerah tersebut.

Lebih lanjut, Samsul Bahri berharap pemerintah daerah memberikan dukungan anggaran yang lebih besar kepada pesantren dan dayah di Sabang. 

Baca juga: Tingkatkan Minat Baca Generasi Emas, Babinsa Datangi Sekolah Dengan Motor Pintar

Menurutnya, peningkatan anggaran akan memungkinkan pesantren untuk berkontribusi lebih besar dalam promosi pariwisata melalui pendidikan berkualitas dan peningkatan fasilitas.

“Dengan dukungan anggaran yang memadai, pesantren dapat meningkatkan fasilitas dan kualitas pendidikan, sehingga santri siap berperan aktif dalam sektor pariwisata,” tambahnya.

Ketua Umum Dayah Istiqamatuddin Darul Wa'di, Tgk. Saiful Sabri, turut menyampaikan bahwa pesantren di Sabang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kreativitas santri.

 Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara Dinas Syariat Islam dan Kemenag dalam mencapai tujuan tersebut.

“Kami berjuang untuk meningkatkan kualitas santri, sambil menjaga generasi muda dari pengaruh budaya luar yang negatif,” ungkap Tgk. Saiful.

Ia juga mengatakan bahwa pimpinan pesantren aktif memantau perkembangan daerah dan memberikan masukan kepada Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) serta Pemerintah Kota Sabang, guna menjaga nilai-nilai lokal sambil mendukung kemajuan pariwisata di Sabang.

Baca juga: Menyusuri Keindahan Tersembunyi Danau Aneuk Laot, Danau Air Tawar Terbesar di Pulau Weh Sabang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved