Cahaya Aceh

Indahnya Sunset di Pantai Lantik, Pesona Senja di Simeulue yang Menghadap Samudera Hindia

Dengan pepohonan pinus rindang, para pelancong langsung disuguhkan dengan hamparan pasir putih pantai, serta pemandangan luas laut biru samudera

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Yeni Hardika
SERAMBINEWS.COM/INDRA WIJAYA
Keindahan sunset Pantai Lantik di Desa Lantik, Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue. 

SERAMBINEWS.COM - Riuh terdengar suara daun yang rindang dari pohon cemara.  

Gemuruh suara deburan ombak menghantam bibir pantai

Sejumlah anak mudah asik berfoto disana. Pasir putih menghadap ke lautan lepas Samudra Hindia semakin membuat suasana kian nyaman terasa.

Benar saja, Pantai Lantik atau sebutan lokal Alaek Sektara (Pasir yang Panjang) menjadi salah satu tujuan masyarakat di Kabupaten Simeulue sebagai sarana rekreasi Keluarga.

Suasana yang rindang, pasir  putih yang luas dan aneka makanan disediakan disana.

Pantai Lantik sendiri merupakan salah satu pantik yang memiliki pesona pasir putih yang indah.

Luas bentangan pasir daerah tersebut hampir 2 kilometer lebih. 

Bahkan, pantai tersebut langsung menghadap dengan luasnya Samudera Hindia. 

Pantai yang terletak di Desa Lantik, Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue itu menyajikan panorama Pantai yang memanjakan mata.

Baca juga: Megahnya Masjid Giok, Masjid Berlapis Batu Alam di Nagan Raya yang Jadi Tujuan Wisata Religi

Tidak sedikit wisatawan luar daerah menyempatkan diri singgah di sana.

Nama Pulau Simeulue masih kurang akrab didengar oleh para pelancong wisata. Sebab daerah itu merupakan pulau terluar di Indonesia.

Simeulue adalah salah satu kabupaten di Aceh, Indonesia. Lokasinya berada kurang lebih 150 km dari lepas pantai barat Aceh.

Kabupaten Simeulue merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak peningkatan status pada tahun 1996 dan peresmian pada tahun 1999, dengan harapan pembangunan semakin ditingkatkan di kawasan ini.

Meski berada sebagai daerah terluar, kepulauan dengan 11 kecamatan itu menyimpan sejumlah destinasi wisata yang sayang jika tidak dikunjungi.

Mulai dari sektor  bahari, hutannya, hingga tradisi dan makanan khasnya begitu menarik untuk diketahui.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved