Sabtu, 2 Mei 2026

Perang Gaza

Iran Ancam Israel di PBB, AS Peringatkan Teheran Agar tak Lanjutkan Serangan Balasan 

Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan kepada dewan bahwa akan ada konsekuensi berat jika Teheran mengambil tindakan agresif lebih

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
AFP/TIMOTHY A. CLARY
Duta Besar Palestina untuk PBB, Karen Riyad Mansour, mengecam keras kunjungan pejabat Israel ke kompleks Masjid Al-Aqsa, dalam Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB. Sementara perwakilan tetap Israel untuk PBB, Gilad Erdan, justru mengecam rapat tersebut yang menurutnya menyedihkan dan tidak masuk akal. Rapat berlang- sung di Markas Besar PBB di New York City, Kamis (5/1/2023). 

Buktinya termasuk pernyataan pejabat Israel yang mengungkapkan “niat genosida”, dan daftar bagaimana dugaan tindakan Israel memenuhi definisi genosida, sebagaimana tercantum dalam perjanjian.

Tindakan tersebut termasuk pembunuhan; menyebabkan kerugian fisik dan mental yang serius; pengusiran dan pemindahan massal; dan perampasan akses terhadap makanan, air, tempat tinggal, pakaian, kebersihan, dan bantuan medis yang memadai.

Pada tanggal 26 Januari, ICJ mengatakan bahwa masuk akal bahwa Israel telah melanggar Konvensi Genosida. 

Sebagai tindakan darurat, ia memerintahkan Israel memastikan bahwa tentaranya menahan diri dari tindakan genosida terhadap Palestina.

Mungkin diperlukan waktu beberapa tahun sebelum ICJ mengambil keputusan penuh atas kasus ini. 

Pertimbangannya sering kali melibatkan proses pengajuan tertulis dan argumen lisan yang berlarut-larut oleh semua pihak dalam kasus tersebut.

Misalnya, putusan ICJ dalam kasus Bosnia dan Herzegovina v Serbia dan Montenegro, yang melibatkan tuduhan genosida, disampaikan pada bulan Februari 2007, lebih dari satu dekade setelah kasus tersebut dimulai pada bulan Maret 1993. 

Israel menolak tuduhan

Mengikuti permintaan Afrika Selatan, pengadilan kemudian mengeluarkan perintah sementara 28 Maret and 24 Mei hal ini meminta Israel untuk menghentikan serangannya terhadap Rafah di Gaza selatan dan memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan tanpa hambatan kepada warga Palestina.

Pengadilan ICJ juga memerintahkan agar Israel memastikan bahwa penyelidik PBB dapat memasuki Gaza untuk menyelidiki tuduhan genosida.  

Komandan Garda Revolusi: Serangan Balasan Iran akan Berada di Luar Imajinasi Penjajah

Panglima Garda Revolusi Iran Hussein Salami, Senin membuat pernyataan publik pertamanya setelah serangan yang dilancarkan Israel terhadap negaranya pada awal pekan ini.

Jenderal Hossein Salami, dalam pesan belasungkawa kepada tentara, menggambarkan serangan Israel sebagai "tidak sah dan ilegal".

Media resmi Iran melaporkan bahwa 4 tentara dalam jaringan pertahanan udara Iran tewas dalam serangan yang terjadi pada hari Sabtu, selain pembunuhan satu warga sipil.

Serangan tersebut merupakan indikasi kesalahan perhitungan dan ketidakmampuan untuk menghadapi Israel di medan perang dengan militan yang didukung Iran, khususnya di Gaza dan Lebanon.

Salami menambahkan, "Konsekuensi pahit akan berada di luar imajinasi penjajah", mengacu pada Israel.

Pada hari Senin, Iran menegaskan kembali penggunaan semua kemampuan yang tersedia untuk menanggapi serangan rudal yang diluncurkan oleh Israel pada 26 Oktober.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ismail Baghaei mengatakan bahwa Teheran akan menggunakan semua alat yang tersedia untuk menanggapi serangan yang diluncurkan oleh Israel di atasnya Sabtu lalu, menurut apa yang dilaporkan Reuters.

Kemarin, Minggu, Iran memberitahu Perserikatan Pangsa-Bangsa Mereka mempunyai hak untuk menanggapi agresi kriminal Israel, mengingat jaminan Iran yang terus berlanjut dalam hal ini.

Pesawat dan drone Israel melancarkan serangan ke situs militer Iran pada Sabtu pagi lalu di provinsi Teheran, Khuzestan, dan Elam, yang berlangsung sekitar 4 jam.

Namun Iran menegaskan bahwa mereka berhasil menghalau serangan tersebut, dan hanya mengakibatkan kerusakan yang mereka alami digambarkan sebagai terbatas.(*)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved