Konflik Palestina vs Israel
Israel Siaga Tinggi Hadapi Serangan Iran, Khamenei: Balasan yang Menghancurkan
Sumber militer Israel mengonfirmasi kalau Tel Aviv berada dalam siaga tinggi karena kemungkinan Iran membalas serangan negara pendudukan tersebut
Keputusan Khamenei ini muncul tepat setelah memeriksa kerusakan yang terjadi akibat serangan Israel yang menargetkan infrastruktur produksi rudal dan sistem pertahanan udara Iran, dikutip dari The Jerusalem Post.
Seperti yang diketahui, ketegangan antara kedua negara kembali memanas usai serangan Israel pada 26 Oktober yang menghantam pangkalan militer dan beberapa lokasi strategis di Teheran.
Serangan tersebut menewaskan setidaknya lima orang, sementara citra satelit yang dianalisis oleh Associated Press memperlihatkan kerusakan pada fasilitas militer di sekitar ibu kota Iran.
Lokasi ini diyakini terkait dengan program rudal balistik Iran serta pangkalan Garda Revolusi yang digunakan untuk peluncuran satelit.
Iran telah dua kali meluncurkan serangan langsung ke Israel pada bulan April dan Oktober tahun ini.
Namun, upaya pemerintah Iran untuk meredam eskalasi sempat mengalami kendala setelah terlihat bahwa serangan Israel menyebabkan kerusakan cukup signifikan di sejumlah pangkalan militernya.
Sebagai bagian dari strategi perlawanan, Iran telah lama memberikan dukungan bagi kelompok-kelompok sekutunya di kawasan, seperti Hizbullah di Lebanon dan Hamas di Gaza.
Kedua kelompok tersebut, yang dikenal sebagai bagian dari “Poros Perlawanan” Iran, menghadapi serangan bertubi-tubi dari Israel yang menargetkan infrastruktur dan basis kekuatan mereka.
Kelompok-kelompok ini digunakan Iran sebagai strategi asimetris untuk menekan Israel dan mencegah serangan langsung terhadap Teheran.
Para analis berpendapat bahwa sekutu-sekutu Iran di kawasan mengharapkan Iran untuk melakukan tindakan militer yang lebih kuat.
Namun, di tengah tekanan ekonomi dan persoalan dalam negeri, langkah-langkah responsif Iran menjadi tantangan tersendiri.
Dengan ketegangan yang meningkat, Amerika Serikat memperkuat kehadiran militernya di Timur Tengah.
Pentagon baru-baru ini menambah kapal perusak, skuadron tempur, dan pesawat pembom jarak jauh B-52 di kawasan tersebut, dengan tujuan menahan kemungkinan serangan Iran terhadap sekutu-sekutu Amerika.
Selain itu, militer AS telah menempatkan sistem pertahanan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) di Israel, sementara kapal induk USS Abraham Lincoln berada di Laut Arab.
Langkah tersebut dimaksudkan untuk menangkis ancaman Iran dan sekutunya yang mungkin melakukan serangan balasan.
Baca juga: Nenek 62 Tahun di Deli Serdang Dirudapaksa Tetangganya, Pelaku Diamuk Warga hingga Nyaris Tewas
Baca juga: Tren Perceraian di Aceh, Meningkatnya Kasus dan Pentingnya Kematangan Mental dalam Pernikahan
| Sosok Izz al-Din al-Haddad, Komandan Brigade Al-Qassam yang Tewas Dibom Israel di Gaza |
|
|---|
| Serangan Udara Israel Tewaskan Putra Kepala Negosiator Hamas di Gaza |
|
|---|
| Israel Gempur Gaza dan Lebanon, Sejumlah Tokoh Hamas dan Hizbullah Tewas |
|
|---|
| Israel Serang Kendaraan Polisi di Gaza, 5 Orang Tewas Termasuk Balita |
|
|---|
| Mohammed Wishah Jurnalis Al Jazeera Tewas dalam Serangan Drone Israel di Gaza |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kepala-Staf-Militer-Israel-Herzi-Halevi-saat-assessment-situasi.jpg)