Kamis, 30 April 2026

Berita Aceh Timur

Imigran Rohingya Kembali Kabur dari Penampungan Sementara di Aceh Timur, Kali Ini 11 Perempuan

Kali ini yang kabur sebelas orang dan semuanya perempuan. Sepuluh di antaranya kabur, Selasa (5/11/2024) dan satu orang lagi, Rabu (6/11/2024) malam.

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com  
Satgas UNHCR mendata imigran Rohingya di camp penampungan sementara Seuneubok Rawang, Peureulak Timur, Kamis (7/11/2024) 

Kali ini yang kabur sebelas orang dan semuanya perempuan. Sepuluh di antaranya kabur, Selasa (5/11/2024) dan satu orang lagi, Rabu (6/11/2024) malam. 

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI -  Para imigran etnis Rohingya kembali kabur dari tempat penampungan sementara di lapangan sepak bola Desa Seunebok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur

Kali ini yang kabur sebelas orang dan semuanya perempuan. Sepuluh di antaranya kabur, Selasa (5/11/2024) dan satu orang lagi, Rabu (6/11/2024) malam. 

Informasi ini awalnya diperoleh dari sumber-sumber Serambinews.com di Aceh Timur

Kepala Bidang Politik Pemerintahan dan Keamanan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Timur, Syamsul Bahri, yang dikonfirmasi Serambinews.com, Kamis (7/11/2024) membenarkan informasi itu. 

"Mereka yang kabur tersebut adalah imigran Rohingya yang sebelumnya ditemukan mendarat di pesisir pantai Desa Meunasah Hasan, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur," katanya.

Seperti diketahui, awalnya imigran Rohingya yang mendarat di Gampong Meunasah Asan, Kecamatan Madat, itu 96 orang, enam di antaranya meninggal meninggal dunia saat  menyeberang ke darat. 

Baca juga: 2 Kebiasaan Pagi Orang Sukses Ala Maudy Ayunda yang Wajib Dicoba

Kemudian sisa 90 orang tersebut direlokasi ke Seuneubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur. 

Selanjutnya pada Minggu (3/11/2024) malam, 19 di antaranya kabur ditambah sebelas perempuan yang kabur pada Selasa dan Rabu, 5-6 November 2024. 

"Kami belum mengetahui siapa yang membantu pelarian mereka dari tempat penampungan sementara, terutama sebelas perempuan itu karena saat dicek pada malam hari, semuanya masih ada," kata Syamsul. (*)

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved