Berita Kutaraja

Bisa Hemat Kertas dan APBK, Ternyata Masih Ada 5 Kabupaten di Aceh belum Terapkan Aplikasi Srikandi 

Ia menyebutkan, dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, ternyata lima kabupaten belum ada Aplikasi Srikandi. 

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
DOK DPKA
Staf DPKA melakukan sosialisasi Aplikasi Srikandi untuk lingkungan Pemkab Aceh Selatan di Tapaktuan, Selasa (7/5/2024). Ternyata ada lima daerah yang belum menerapkan Aplikasi Srikandi. 

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Penggunaan Aplikasi Srikandi dalam institusi pemerintahan diyakini bisa menghemat APBK, khususnya dalam pembelian kertas. 

Kabid Pemanfaatan dan Layanan Arsip Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh, Abdul Aziz, SE menyebutkan, dengan implementasi aplikasi itu, maka nantinya akan terjadi penghematan APBK, terutama pengadaan kertas.

Selain itu, urai Aziz, kelebihan lainnya membuat alur pengelolaan arsip dinamis yang ada di semua SKPK akan lebih terstruktur secara benar dan tepat melalui sistem yang terintegrasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi. 

“Dengan demikian, arsip mudah ditemukan kembali dan terlindungi secara aman,” ujarnya.

Kata Aziz, keunggulan aplikasi itu memiliki fitur-fitur yang memudahkan seluruh pengguna untuk berkorespondensi secara kedinasan dengan cepat dan efisien.  

Juga menggunakan format naskah dinas yang telah tersedia yang telah berlaku.

Sehingga akan tercipta keseragaman dalam tata administrasi persuratan di lingkungan Pemkab Pidie di masa mendatang.

Ia menyebutkan, dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, ternyata lima kabupaten belum ada Aplikasi Srikandi

Kelima kabupaten tersebut adalah Aceh Barat, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tenggara, dan Aceh Besar.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved