Kesehatan

Dokter Boyke Tak Anjurkan Wanita Minum Jamu Seusai Keguguran, Tapi Segera Lakukan Ini

Dokter Boyke mengatakan mengandalkan jamu sebagai solusi setelah keguguran tidak dianjurkan karena tidak terbukti secara medis.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
Kacamata dr Boyke
Seksolog, dr Boyke Dian Nugraha, menekankan pentingnya penanganan medis dalam menghadapi masalah keguguran. 

Dokter Boyke mengatakan mengandalkan jamu sebagai solusi setelah keguguran tidak dianjurkan karena tidak terbukti secara medis.

SERAMBINEWS.COM - Seksolog, dr Boyke Dian Nugraha, menekankan pentingnya penanganan medis dalam menghadapi masalah keguguran.

Dokter Boyke yang juga ahli kandungan mengatakan wanita yang sering mengalami keguguran disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis.

Tujuannya untuk menemukan penyebab pasti, seperti infeksi, gangguan hormonal, atau kelainan pada rahim. 

Dokter Boyke mengatakan mengandalkan jamu sebagai solusi setelah keguguran tidak dianjurkan karena tidak terbukti secara medis.

Dilansir Serambinews.com dari kanal YouTube SONARA FM pada Jumat (15/11/2024), dr Boyke menerima pertanyaan dari seorang wanita yang mengaku sering mengalami keguguran, setelah itu, wanita ini rutin minum jamu.

"Kenapa ya dok, saya setelah mengalami keguguran susah banget punya anak lagi padahal saya sudah rajin minum jamu, solusinya seperti apa?," demikian pertanyaan wanita tersebut.

Baca juga: Nanas Bisa Mencegah Kehamilan, Mitos atau Fakta? Seksolog dr Boyke Beri Penjelasan

Menurut dr Boyke, wanita yang sering mengalami keguguran tidak dianjurkan minum jamu.

Sebaiknya, wanita yang sering mengalami keguguran dianjurkan untuk berkonsultasi pada dokter spesialis agar diketahui penyebab keguguran tersebut bukan minum jamu.

"Sering keguguran kok malah minum jamu, kita mesti cari sebabnya kenapa, apakah ada infeksi toksoplasma, apakah rahimnya terbalik," kata dr Boyke.

Ada banyak kemungkinan yang menjadi penyebab keguguran pada wanita, mulai dari infeksi, gangguan hormonal hingga kelainan pada rahim.

Itu sebabnya, wanita yang sering mengalami keguguran sebaiknya konsultasi pada dokter.

Nantinya dokter akan mencari tahu dan mengatasi penyebab keguguran tersebut.

Baca juga: Ini 5 Alasan Pria Mudah Melakukan KDRT kepada Wanita, dr Boyke : Tetap Tidak Bisa Dibenarkan 

"Tugas dokter itu seperti detektif, ketika seseorang sedang keguguran, dia (dokter) harus mencari kenapa ini?," sambungnya.

Namun dari semua penyebab itu, dr Boyke mengatakan kemungkinan besar penyebab terjadinya sering keguguran pada wanita hamil disebabkan oleh infeksi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved