Berita Aceh Tamiang
Bukit Kapur Longsor, 1 Pekerja, Truk dan Sepmor Ikut Tertimbun
“Ada dua kendaraan yang tertimbun, truk dan sepeda motor, belum bisa dievakuasi karena memerlukan alat berat,” kata Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliad
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG ‑ Bukit batu kapur di Kabupaten Aceh Tamiang longsor dan menyebabkan satu pekerja meninggal dunia karena tertimbun material longsoran. Insiden maut ini terjadi di areal penambangan batu kapur milik warga di Dusun Gunungpandang, Kampung Selamat, Kecamatan Tenggulun, Aceh Tamiang pada Jumat (15/11/2024) kemarin.
Satu orang pekerja bernama Suhendri (43), ditemukan meninggal dunia dengan kondisi luka serius di kepala dan kaki. Jasad korban sudah berhasil dievakuasi dan langsung dikebumikan. Sementara dua kendaraan yang ikut tertimbun longsoran, sejauh ini belum berhasil dievakuasi.
“Ada dua kendaraan yang tertimbun, truk dan sepeda motor, belum bisa dievakuasi karena memerlukan alat berat,” kata Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi kepada Serambi, Sabtu (16/11).
Dijelaskan Kapolres, truk tersebut merupakan milik korban yang meninggal dunia. Sedangkan sepeda motor milik pekerja lain yang berhasil menyelamatkan diri. Kondisi kedua kendaraan itu terlihat rusak parah karena tertimpa material batu berukuran besar.
Dari pemeriksaan terungkap kalau musibah ini terjadi saat areal penambangan batu sedang terdapat beberapa orang bekerja. Para pekerja mengaku sudah menyadari akan terjadi longsor karena ada guguran pasir dari atas bukit. “Pasir sudah berjatuhan dari atas, warga yang sedang bekerja langsung menjauh,” kata AKBP Muliadi melalui Kapolsek Simpang Kiri, Ipda Edi Zulfakri.
Korban yang awalnya ikut menjauh berubah pikiran karena mencoba menyelamatkan truknya. Ketika baru akan mendekati truk, terjadi longsor lebih besar dengan material batu berukuran sedang dan besar. “Korban sempat lari, tapi batu yang jatuh dari atas berguling ke arahnya,” ujar Kapolsek.
Ipda Edi menambahkan, lokasi kejadian merupakan bukit kapur milik warga. Pihaknya, ungkap Kapolsek, sudah berulang‑ulang mengingatkan warga untuk tidak melakukan penambangan secara sembarangan, karena berisiko menimbulkan bahaya. “Lokasi kejadian sudah kami police line, jangan dulu ada aktivitas karena sedang dalam penyelidikan,” tegasnya.(mad)
Polisi Stop Sementara Lokasi Penambangan
Lokasi penambangan batu kapur di Kabupaten Aceh Tamiang ditutup sementara oleh polisi. Penghentian sementara aktivitas penambangan ini buntut peristiwa longsor yang menyebabkan satu orang meninggal dunia pada Jumat (15/11/2024) kemarin. “Untuk sementara lokasi sudah kita police line, masih dalam penyelidikan,” kata Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, Sabtu (16/11).
Insiden maut ini terjadi di areal penambangan batu kapur milik warga di Dusun Gunungpandang, Kampung Selamat, Kecamatan Tenggulun, Aceh Tamiang, Jumat (15/11/2024) kemarin. Satu orang pekerja atas nama Suhendri (43), ditemukan meninggal dunia dengan kondisi luka serius di kepala dan kaki. Jasad korban sudah berhasil dievakuasi dan langsung dikebumikan, sementara dua kendaraan yang tertimbun sejauh ini belum berhasil dievakuasi.
Pihak Kepolisian sebenarnya sudah berulangkali mengingatkan warga untuk tidak melakukan penambangan batu kapur secara sembarangan, karena berisiko menimbulkan bahaya. Namun warning dari polisi tampaknya tak menyurutkan langkah warga untuk melakukan penambangan. Akibatnya, musibah yang tidak diinginkan pun terjadi sehingga berujung meninggalnya seorang warga.(mad)
| Rumah Hancur Disapu Banjir, Penderita Disabilitas di Aceh Tamiang Hidup Berpindah Tempat |
|
|---|
| Bangkit Pascabanjir, Penjahit Pakaian di Aceh Tamiang “Akali” Mesin Rusak |
|
|---|
| Kupak-kapik Pascabanjir, Perumda Tirta Tamiang Menunggak Listrik Rp1,8 M, Gaji Karyawan Tersendat |
|
|---|
| Stok Tawas PDAM Tirta Tamiang Tersisa untuk 15 Hari |
|
|---|
| Diisukan Hancur Dihantam Hujan Angin, Jembatan Gantung Lubuksidup Dipastikan Aman Dilintasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/TRUK-TERTIMBUN-LONGSOR-BATU-KAPUR.jpg)