Citizen Reporter
Pengabdian untuk Peningkatan Kualitas Hidup di Thailand Selatan
Pengalaman ini juga mengajarkan saya tentang pentingnya kerja sama dan komunikasi. Bekerja dalam tim dengan berbagai latar belakang
FITRI RAMADHANI, Mahasiswi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, melaporkan dari Thailand Selatan
Berawal dari mendengar cerita-cerita indah yang sangat menginspirasi diri kakak sepupu saya yang biasa saya panggil Mbak Dilla. Bahkan, tidak hanya sekadar mendengar cerita darinya, tapi juga pada tahun 2022 saya dioleh-olehinya mata uang bath, Konon, kalau sudah punya mata uangnya insyaallah kita akan segera berkunjung ke negaranya. Alhamdulillah, itulah yang terjadi pada diri saya. Tepat pada 3 Juni 2024, saya mendapat kesempatan berkunjung ke Negeri Gajah Putih, Thailand.
Kesempatan emas ini saya peroleh melalui perantaraan Ketua Prodi Manajemen Dakwah dan Wakil Dekan 3 Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry yang beker jasama dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan serta Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry.
Tanpa adanya informasi dari mereka, saya tidak akan mendapat kesempatan untuk melaksanakan kegiatan yang luar biasa ini, yaitu magang internasional di Negari Gajah Putih.
Bagi saya, pengabdian adalah suatu pengalaman yang memberikan kesan mendalam. Pengalaman ini akan sangat bermakna bagi saya dan akan menjadi kenangan indah di kemudian hari karena pengabdian yang saya jalani tidak hanya berbeda dari aspek bahasa, tetapi juga negara dan tradisinya. Ini semua akan sangat menarik jika diceritakan.
Awal mula pengabdian
Ketika pertama kali saya putuskan untuk ikut serta dalam program pengabdian, saya tidak tahu akan ditempatkan di mana dan bersama siapa. Saya hanya ingin berkontribusi dan ikut andil dalam kegiatan besar ini.
Pada 3 Juni saya dan kawan-kawan mahasiswa lainnya berjumlah 30 orang berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, serta Fakultas Syariah dan Hukum memulai perjalanan dari Aceh menuju Penang, Malaysia.
Perjalan kami lanjutkan lagi ke Thailand Selatan dan berkumpul di Al-Hidayah Foundation. Lembaga ini yang menaungi kami dan mengarahkan kami untuk ditempatkan sesuai dengan tempat yang dibutuhkan dalam pengabdian antarnegara ini. Setelah melakukan musyawarah panjang, akhirnya saya bersama rekan tim saya yang terdiri ats enam orang ditempatkan di Banda Yala.
Perjalanan ke sana memakan waktu sekitar dua jam. Perjalanannya melelahkan karena pada hari itu kami telah menempuh perjalanan kurang lebih delapan jam untuk sampai ke lokasi pengabdian. Akan tetapi, semua itu terbayarkan dikarenakan kami mendapat sambutan hangat dari pihak Yayasan Satit Phatna Witaya Yala.
Pengenalan sekolah
Satit Phatna Witaya Yala merupakan sekolah Islam ternama di Provinsi Yala, didirikan tahun 1961, diselenggarakan oleh Hajihama Wae dengan fokus pembelajaran berbasis Islam dan ditulis dengan nama depan sekolah NATOLTUL–UM YALA SCHOOL (Pendidikan Islam). Namun, pada tahun 1987 nama sekolah ini berubah menjadi Sekolah Phatna Witya. Peserta didiknya diberikan tiga aspek pembelajaran: a) mata pelajaran Islam, b) mata pelajaran akademik, dan c) keterampilan yang dipilih oleh siswa.
Pada tahun ini, populasi Sekolah Phatnawitya mencapai 2.195 siswa. Suatu kehormatan bagi saya dapat menjadi bagian dari sekolah hebat ini, bertemu dengan guru-guru yang sangat ramah dan sangat membantu saya selama pengabdian berlangsung.
Banyak kekhawatiran yang muncul di dalam diri saya dikarenakan ini kali pertama saya berada di negara orang dan pastinya berbeda bahasa, berbeda pula adat dan budayanya,
Semua kekhawatiran di atas seketika berubah menjadi kesyukuran yang mendalam dikarenakan saya dan rekan-rekan disambut dengan hangat dan terbuka oleh para guru yang ada di sekolah ini.
Citizen Reporter
Penulis CR
Penulis Citizen Reporter
Pengabdian untuk Peningkatan Kualitas Hidup di Tha
FITRI RAMADHANI
| Jemput Ilmu dan Jaringan Internasional: 13 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terbang ke Brunei Darussalam |
|
|---|
| 13 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Lulus Program Student Exchange ke Brunei Darussalam 2026 |
|
|---|
| Ikhtiar India Menghadirkan Hunian Layak bagi Masyarakat Miskin Kota |
|
|---|
| Menjalani Puasa Ramadhan di Musim Dingin Barat Irlandia |
|
|---|
| TPQ Ahlul Fikri Gelar Festival Ramadhan di Gampong Cot Yang, Cetak Generasi Qurani Sejak Dini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/FITRI-RAMADHANI.jpg)