Minggu, 31 Mei 2026

Berita Pidie

Semua Peserta Magang Sektor Medis di Pidie Direkrut Menjadi Karyawan

Semua peserta magang di 3 Rumah Sakit Umum (RSU) di Sigli, Kabupaten Pidie, tetap melanjutkan pekerjaan di sektor yang sama setelah selesai menjalani

Tayang:
Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
penutupan program pemagangan di Aula RSU Mufid Sigli, Selasa (19/11/2024) 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Semua peserta magang di 3 Rumah Sakit Umum (RSU) di Sigli, Kabupaten Pidie, tetap melanjutkan pekerjaan di sektor yang sama setelah selesai menjalani program magang selama 5 bulan. 

Hal itu dikatakan Ketua Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) Aceh, Jamaluddin ST MT, dalam sambutan penutupan program pemagangan di Aula RSU Mufid Sigli, Selasa (19/11/2024).

Jamal yang Ketua KNPI Aceh 2013-2017 menambahkan, pada tahun 2024 FKJP bersama Disnakermobduk Aceh menempatkan 15 peserta magang di 3 RSU yang ada di Sigli.

“Dari 15 peserta, 13 orang direkrut oleh tiga RSU yang ada di Sigli. Sementara 2 peserta lainnya direkrut oleh perusahaan medis di luar Pidie,” kata Jamal.

Baca juga: FKJP Aceh Sebarkan Pemagang untuk Tekan Angka Pengangguran dan Kemiskinan

Ke-13 peserta magang yang direkrut terbagi pada pada RS Citra Husada sebanyak 5 orang, RSU Mufid 2 orang dan RS Ibnu Sina 6 orang.

Program pemagangan yang dijalankan selama 5 bulan di RS Citra Husada, RSU Mufid dan RS Ibnu Sina menggunakan dana APBN 2024, termasuk insentif bulanan untuk para peserta. 

Jamaluddin berpesan agar semua pihak mendorong agar Pemerintah Aceh dan Kabupaten Pidie bersedia mengalokasikan anggaran untuk kegiatan pemagangan dalam rangka menurunkan angka pengangguran.

"Saya berharap dalam debat terakhir paslon Gubernur Aceh dan Wakil Gubernur Aceh agar punya komitmen menurunkan angka pengangguran di Aceh

Kami dari FKJP siap membantu Pemerintah Aceh untuk memperluas program ini ke seluruh kabupaten/kota di Aceh

Dukungan dari Pemerintah Aceh sangat berguna membantu memperbanyak pemuda-pemudi Aceh untuk magang hingga bekerja di berbagai sektor yang dibutuhkan," ujar Jamal Reubee. 

Baca juga: FKJP Aceh Monitoring 24 Pekerja Magang di Pidie, Ditampung di Tiga Rumah Sakit

Jamaluddin menambah, program pemagangan ini mendapat respon positif dari pemuda-pemudi Aceh, terutama lulusan perguruan tinggi.

Karena terbuka akses bagi mereka untuk bekerja setelah menjalani program pemagangan ini.

Karena pengalaman kerja dari program pemagangan ini sangat berguna saat melamar kerja ke berbagai instansi terkait.

"Apalagi kalau selesai program pemagangan langsung diterima menjadi karyawan. Tentu saja ini sangat beruntung bagi kamula muda setelah menamatkan kuliah.

Intinya dukungan Pemerintah sangat dibutuhkan untuk keberlanjutan program pemagangan ini.

Sehingga dapat dirasakan manfaatnya secara luas dengan tujuan akhir untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Aceh," ujar Jamal. 

Direktur RSU Mufid, dr Muhammad Syahrul Rozi, mengatakan ini adalah kerja sama Disnakermobduk Aceh - FKJP Bersama RSU Mufid untuk ketiga kalinya. 

Pihak RSU Mufid masih membuka kesempatan untuk melanjutkan kerja sama pada tahun-tahun mendatang.

Baca juga: Kim Jong Un Perintahkan Ahli Korea Utara Produksi Massal Pesawat Nirawak Serang Bunuh Diri

Mengutip data BPS, Rozi menambahkan, angka pengangguran di Pidie terjadi penurunan dalam tiga tahun terakhir.

“Alhamdulillah, dalam hal ini ada kontribusi dari program pemagangan yang kita jalankan dalam tiga tahun terakhir,” ujar Rozi.

Tahjul Aula SKep, pemagang di RSU Mufid menyampaikan terima kasih kepada FKJP dan Disnakermobduk Aceh atas kesempatan melakukan magang kepadanya di RSU Mufid. 

“Pengalaman bekerja nyata di program magang ini sangat bermanfaat bagi kami yang baru tamat dari Perguruan Tinggi,” kata Aula.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Melonjak Tajam, Berikut Rincian Harga Emas Per Gram Senin 18 November 2024

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved