Rabu, 22 April 2026

Kesehatan

Dokter Boyke Ingatkan Remaja Perempuan Jangan Pernah Terbuai untuk Seks Bebas, Sangat Dirugikan

Seksolog dr Boyke memberikan nasihat kepada anak perempuan di tengah maraknya pergaulan bebas saat ini.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
Kacamata dr Boyke
Seksolog, dr Boyke Dian Nugraha, memberikan panduan penting untuk anak remaja perempuan dalam menghadapi pergaulan bebas.  

SERAMBINEWS.COM - Seksolog, dr Boyke Dian Nugraha, memberikan panduan penting untuk anak remaja perempuan dalam menghadapi pergaulan bebas

Apalagi, kata dr Boyke, remaja perempuan cenderung mudah terbujuk saat jatuh cinta. 

Padahal harus diingat harus menghindari seks sebelum menikah.

Pasalnya, kehilangan keperawanan dan merasa dirugikan secara fisik dan emosional.

Selain itu, seks bebas, terutama bagi perempuan berisiko tertular penyakit kelamin, termasuk HIV/AIDS, meskipun menggunakan alat pelindung seperti kondom.

Dokter Boyke mengatakan jangan menyerah pada tekanan pasangan untuk melakukan hal yang bertentangan dengan nilai dan masa depan Anda.

Baca juga: Belum Terbiasa, Ternyata Khitan Paling Ideal Saat Bayi, Begini Penjelasan Buya Yahya dan dr Boyke

Dr Boyke menegaskan bahwa hubungan seksual sebaiknya dilakukan hanya dalam ikatan pernikahan untuk melindungi diri secara fisik dan emosional.

Dokter Boyke memberikan nasihat itu kepada anak perempuan di tengah maraknya pergaulan bebas saat ini.

Selain itu, dr Boyke juga mengimbau  kepada anak perempuan untuk lebih peduli dan menjaga dirinya dari nafsu dan godaan laki-laki.

Fase remaja memang waktunya sedang menggebu-gebu terutama soal jatuh cinta dan pacaran.

Namun penting sekali anda anak perempuan bisa dituntut untuk menjaga dirinya dari pergaulan bebas.

Menurut dr Boyke, perempuan memang mudah sekali terubuai ketika sedang jantuh cinta.

Baca juga: Ada Alpukat, Tiram hingga Taoge, dr Boyke Ungkap Lima Makanan yang Bisa Tingkatkan Kesuburan Pria

Namun hal itu jangan sampai anak perempuan terlena bahkan nekat melakukan hubungan seksual sebelum menikah dan memberikan keperawanannya kepada pasangan yang belum halal.

Kondisi ini sering kali ditemui dr Boyke di lapangan pada anak perempuan.

Para remaja perempuan memberikan keperawannya kepada sang pacar karena takut diputuskan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved