Kajian Islam
Hukum, Niat, dan Tata Cara Mandi Wajib, Begini Penjelasan UAS dan Buya Yahya
Ustadz Abdul Somad (UAS) memperingatkan larangan untuk melafazkan niat atau doa mandi wajib di dalam kamar mandi yang ada WC-nya.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Mursal Ismail
Jika ada najis seperti mani, harus dipastikan telah dibasuh bersih dari tubuh, dan air yang digunakan untuk mandi harus mencapai bagian tubuh yang terkena najis.
5. Selesaikan mandi dengan air bersih
Setelah langkah-langkah di atas dilakukan dengan baik, bilas tubuh dengan air bersih untuk menghilangkan sabun atau bahan pembersih lainnya yang mungkin masih melekat pada kulit.
"Dari Aisyah dia berkata, "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan.
Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudhu dengan wudhu untuk salat.
Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata.
Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki." (HR. Bukhari dan Muslim).
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)
mandi wajib
mandi junub
niat mandi wajib
niat mandi junub
doa mandi wajib
Ustadz Abdul Somad
UAS
Kajian Islam
Serambi Indonesia
Serambinews
| Jumat Kedua di Bulan Zulkaidah, Ini 4 Amalan Hari Jumat yang Dianjurkan, MasyaAllah Bisa Hapus Dosa |
|
|---|
| Bolehkah Berkurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal? Ini Penjelasan Lengkap Buya Yahya |
|
|---|
| Dililit Hutang Bikin Gelisah? Buya Yahya Bagikan Doa Mustajab Ini, Amalkan Tiap Hari! |
|
|---|
| Ini Makna Haji Mabrur Menurut Buya Yahya, Ternyata Bukan Sekadar Ibadah di Tanah Suci |
|
|---|
| Tak Perlu Takut! Buya Yahya Tegaskan Dosa Tak “Dibongkar” Saat Haji atau Umrah, Justru Diampuni |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/uas-dan-buya-yahya.jpg)