Sabtu, 25 April 2026

Berita Banda Aceh

Kemenag Aceh Promosikan Program Limit, Moderasi dan Wakaf Produktif di Wilayah Tengah dan Timur

“Kita perlu istiqamah dalam menjalankan program ini, hanya butuh waktu 15 menit sebelum belajar, dan tidak membutuhkan anggaran tambahan"

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Yeni Hardika
FOR SERAMBINEWS.COM
Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari mengajak sekolah menggaungkan program Lima Belas Menit (Limit) Bersama Al-Quran sebelum memulai jam belajar di madrasah. 

Kemenag Aceh Promosikan Program Limit, Moderasi dan Wakaf Produktif di Wilayah Tengah dan Timur

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari mempromosikan program Lima Belas Menit (Limit) Bersama Al-Quran sebelum memulai jam belajar di madrasah dan sekolah dan juga wakaf.

Hal ini dilakukan Azhari dalam kunjungan kerja ke wilayah tengah dan timur Aceh mulai dari Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara dan Aceh Timur pada 20-26 November 2024.

Menurutnya, program ini untuk mendekatkan para siswa dengan Al-Quran. 

Dia menjelaskan, nantinya para siswa akan diajak membaca Al-Quran selama 15 menit sebelum belajar dan guru akan menyimak dan memperbaiki bacaan siswa tersebut.

“Kita perlu istiqamah dalam menjalankan program ini, hanya butuh waktu 15 menit sebelum belajar, dan tidak membutuhkan anggaran tambahan untuk menjalankan program ini,” jelas kakanwil.

Untuk itu, ia mengajak jajarannya untuk mensukseskan program ini. 

“Mari kita bersama menyukseskan program ini dengan mendukungnya dan juga mulai menggerakkannya di madrasah dan sekolah,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Azhari juga menyampaikan pesan moderasi beragama yang merupakan cara pandang, sikap dan perilaku kita dalam beragama untuk kehidupan bersama. 

"Moderasi Beragama menjadi kunci penting dalam upaya dalam menjaga dan mempererat kerukunan antar umat beragama yang telah terjalin dengan baik selama ini," kata Azhari. 

Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari mempromosikan program wakaf produktif di wilayah dataran tinggi Gayo.
Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari mempromosikan program wakaf produktif di wilayah dataran tinggi Gayo. (FOR SERAMBINEWS.COM)

Ia meminta Penyuluh agama agar menjadi ujung tombak Kementerian Agama untuk menjadi pelopor moderasi beragama bagi masyarakat. 

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil juga ikut mempromosikan program wakaf produktif. 

Ia mengajak masyarakat Aceh untuk mengubah paradigma dalam pengelolaan aset wakat.

Sejatinya, menurut Azhari, wakaf adalah aset produktif yang memberikan manfaat untuk umat.

Menurutnya, wakaf merupakan ibadah yang pahalanya akan terus mengalir dan manfaatnya juga akan terus dirasakan oleh umat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved