Senin, 27 April 2026

Nasib 18 Polisi yang Peras Warga Malaysia di Konser DWP 2024, Disebut Raup Rp32 Miliar

Ternyata ada 18 anggota Polda Metro Jaya yang diduga melakukan pemerasan pada 13-15 Desember 2024 di JIExpo Kemayoran.

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Peras 400 warga Malaysia di konser DWP 2024, oknum polisi raup Rp32 miliar 

 
Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian mengambil langkah cepat dengan mengamankan terduga pelaku.

 
Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, yang mengatakan bahwa Polri telah menindaklanjuti informasi dengan mengamankan 18 personel yang diduga terlibat.

"Kami telah mengamankan terduga oknum yang bertugas pada saat itu," ungkap Trunoyudo dalam keterangannya, akhir pekan lalu.

Korban Pemerasan 

Salah satu korban, Ilham (nama samaran), yang merupakan warga negara Malaysia, berbagi pengalamannya mengenai tindakan yang diterimanya.

 
Dalam wawancara, teman Ilham, Raka (27, nama samaran), menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat mereka menonton penampilan DJ Steve Aoki.

Tiba-tiba, beberapa orang yang mengaku sebagai polisi menarik tangan Ilham dan meminta agar dia mengikutinya.

"Pas lagi loncat-loncat, temanku ditarik sama beberapa orang yang mengatasnamakan polisi," kata Raka.

Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Setelah ditarik, Ilham mengaku bahwa dia dihadapkan pada beberapa tes yang mencurigakan.

Petugas meminta paspornya dengan alasan untuk pemeriksaan administrasi.

Namun, setelah pemeriksaan, paspor Ilham tidak langsung dikembalikan.

"Petugas malah mengetes tingkat kesadaran Ilham, apakah mabuk atau tidak. Ada tes seperti bisa membaca angka pada jari atau tidak dan menilai dari bau mulut," tambah Raka.

Meskipun Ilham meminta agar paspornya dikembalikan, petugas tidak menggubrisnya dan malah asyik berbincang dengan rekan-rekannya.

Diperas

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved