Senin, 20 April 2026

Berita Aceh Tenggara

Hanyut hingga ke Subulussalam, Satu Korban Perahu Terbalik Ditemukan Meninggal

“Total korban meninggal dunia yang sudah ditemukan 3 orang. Sedangkan 8 korban hanyut lainnya masih dalam proses pencarian.” DIAN ISKANDAR, Camat Leus

Editor: mufti
SERAMBI/ASNAWI LUWI
ILUSTRASI -- Kawasan TNGL di Desa Ketambe memiliki Sungai Alas Ketambe yang dijadikan ajang arung jeram internasional. Foto direkam beberapa waktu lalu. 

“Total korban meninggal dunia yang sudah ditemukan 3 orang. Sedangkan 8 korban hanyut lainnya masih dalam proses pencarian.” DIAN ISKANDAR, Camat Leuser 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Asnah (44)--satu dari 9 korban--yang terseret  arus Sungai Alas setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik, ditemukan meninggal dunia, Senin (23/12/2024) siang.

Jasad perempuan yang tercatat sebagai warga Darul Aman atau Sibungke, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara, itu ditemukan di sungai Desa Jadi-Jadi, Kota Subulussalam. Sedangkan dua korban lain yang lebih dulu ditemukan pada hari kejadian adalah Saemah (56) dan Sudes (1).

Sebagaimana diketahui sebuah perahu berpenumpang 31 orang--bukan 26 penumpang--terbalik saat menyusuri aliran Sungai Alas di wilayah Sibiluk Leuser. Perahu tersebut bertolak dari Muara Situlen dengan tujuan Bunbun Indah, Kecamatan Leuser, Minggu (22/12/2024) sekira pukul 13.30 WIB.

Camat Leuser, Dian Iskandar SIP MAP, membenarkan satu korban perahu terbalik ditemukan meninggal dunia di aliran sungai di wilayah Kota Subulussalam, "Satu korban hanyut ditemukan meninggal di sungai Subulussalam. Sebelumnya dua orang ditemukan meninggal dunia di Sungai Alas Bunbun Indah Kecamatan Leuser. Total korban meninggal dunia yang sudah ditemukan 3 orang. Sedangkan 8 korban hanyut lainnya masih dalam proses pencarian oleh Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, BPBD dan masyarakat,” katanya.

"Sedangkan korban selamat berjumlah 20 orang," imbuh Dian Iskandar.

Dikatakan, semula perahu nahas tersebut memang berpenumpang 26 orang. Namun di perjalanan dari Muara Situlen menuju Bunbun Indah, naik lima penumpang lain. Sehingga total juga penumpang yang ada di perahu itu jadi 31 orang.

Dari jumlah itu, 20 korban hanyut yang selamat yakni Jono Arianto, Abadi, Lela Wati, Lina, Gita, Maher, Lahidin, Satria, Rival, Icut, Selamat Tarigan, Juliani, Alfansah, Adi Robin dan Ogek, dan lainnya.

Korban hanyut yang hilang adalah Sahrul (50), Mahmuda (17), Mariana (40), Suliani (13), Fatimah (21), Dilal (6tahun), Yaumil (23), Asnah (44), Cahaya (10). “Asnah sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Kota Subulussalam,” terang Camat Leuser.

Pada hari kedua kemarin, tim gabungan melakukan pencarian dengan menyisir Sungai Alas Muara Situlen menuju Bunbun Indah," ujar Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd Asbi.

Dikatakan, pihaknya menerima informasi adanya kejadian perahu bermesin (Robin) terbalik di Sungai Alas sekitar pukul 13.30 WIB.

Pihak Basarnas, TNI/Polri, BPBD dan masyarakat melakukan pencarian melakukan pendataan dan melakukan pencarian dan sampai saat ini 9 orang belum ditemukan hingga laporan ini diturunkan.(as)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved