Berita Banda Aceh
Ungkap Penyebab Kecelakaan Tragis di Pide, Ditlantas Polda Aceh Gunakan Metode TAA
Akibat peristiwa tersebut, lima orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Amirullah
Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Satu truk tronton fuso dengan BK 8030 DA terlibat kecelakaan ganda dengan mobil penumpang Toyota Hiace BL 7494 AA dan sepeda motor Scoopy BL 3556 OI di Jalan Banda Aceh-Medan KM 77, Desa Simpang Beutong, Kecamatan Muara Tiga, Pidie, Selasa (31/12/2024) kemarin.
Akibat peristiwa tersebut, lima orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka. Untuk mengungkap penyebab kecelakaan, Ditlantas Polda Aceh kini menerapkan metode modern dan presisi untuk menganalisis sebab-akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) melalui penerapan Traffic Accident Analysis (TAA).
"Metode ini digunakan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan akurat terhadap setiap kasus kecelakaan, termasuk kecelakaan tragis di Pidie kemarin," kata Dirlantas Polda Aceh, Kombes M Iqbal Alqudusy, Rabu (1/1/2025).
Ia mengatakan, akibat insiden tersebut merenggut nyawa lima orang yang terdiri dari tiga penumpang Toyota Hiace dan dua pengendara sepeda motor. Para korban mengalami luka fatal, sementara kendaraan mengalami kerusakan berat. "Kecelakaan ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar," jelasnya.
Dia mengatakan, metode TAA yang berbasis teknologi canggih. TAA memungkinkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan tingkat akurasi tinggi. Nantinya, metode TAA menggunakan perangkat 3D Laser Scanner Leica PS360, yang mampu menganalisis kondisi sebelum, saat, dan setelah kecelakaan. Hasilnya disajikan dalam bentuk animasi 3D yang detail.
Baca juga: Era Baru Dimulai, Generasi Beta Lahir di 2025, Apa Tantangan dan Peluangnya?
Baca juga: Gaji PNS Guru Naik, Benarkah Akan Ada Potongan? Ini Penjelasannya
Menurut Kombes Iqbal, analisis dengan TAA memberikan sejumlah keunggulan. Dimana, akurasi data yang diperoleh memungkinkan pengukuran geometrik jalan, kecepatan kendaraan, serta rekonstruksi kejadian dari berbagai sudut pandang.
"Proses ini tidak memerlukan banyak personel, namun tetap mampu memberikan hasil yang komprehensif. Hasil dalam bentuk sketsa digital, fly-through lokasi kejadian, dan video animasi 3D sangat membantu proses penyidikan dan pembuktian di pengadilan," ungkapnya.
Penerapan TAA di TKP kecelakaan di Pidie menjadi salah satu langkah maju dalam penyelidikan kecelakaan lalu lintas. Ditlantas Polda Aceh berkomitmen untuk terus memanfaatkan teknologi ini demi meningkatkan keselamatan dan keadilan di jalan raya, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Hasil analisis TAA mempermudah proses pembuktian hukum, mempercepat penyelidikan, dan memberikan kejelasan bagi semua pihak terkait. Dengan metode ini, kita dapat menyampaikan fakta kejadian secara transparan, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
| PBVSI Banda Aceh Gelar Kejuaraan Voli Perebutkan Piala Wali Kota |
|
|---|
| Gubernur Aceh Mualem Surati BPJS Minta Buka Blokir Kepesertaan JKA |
|
|---|
| Danden Gegana Kompol Akmal Raih Gelar Doktor di USK Lewat Riset Teknologi Virtual Reality |
|
|---|
| Tim SMAN 3 Banda Aceh Borong 3 Medali Emas di Ajang WYIE Malaysia |
|
|---|
| KPK Desak Aceh Percepat Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kecelakaan-maut-di-kawasan-Simpang-Beutong.jpg)