Berita Banda Aceh
Seleksi Komisioner KIA, DPRA Masih Menunggu Surat Pengantar dari Pemerintah Aceh
“Kita masih menunggu surat pengantar dari Pemerintah Aceh. Jadi saat ini kita masih menunggu proses administrasinya,” kata Muharuddin, Senin.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
“Kita masih menunggu surat pengantar dari Pemerintah Aceh. Jadi saat ini kita masih menunggu proses administrasinya,” kata Muharuddin, Senin (6/1/2025).
Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Muharuddin mengatakan, proses seleksi calon Komisioner Komisi Informasi Aceh (KIA) periode 2024-2028 hingga saat ini masih tertunda.
Hal itu disebabkan karena DPRA hingga kini belum menerima surat pengantar resmi dari Pemerintah Aceh.
Surat tersebut dibutuhkan untuk melanjutkan proses seleksi berikutnya.
“Kita masih menunggu surat pengantar dari Pemerintah Aceh. Jadi saat ini kita masih menunggu proses administrasinya,” kata Muharuddin, Senin (6/1/2025).
Muharuddin juga mengaku, belum mengetahui apakah nama-nama calon komioner KIA yang termuat dalam surat pengantar tersebut sudah sampai ke pimpinan DPR Aceh.
“Intinya kalau sudah kita terima (surat pengantar) baru mungkin akan kita lanjutkan ke mekanisme selanjutnya yaitu melakukan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan),” ungkapnya.
“Kita juga sudah panggil SKPA terkait atau Tim Panselnya. Juknisnya sudah selesai, hanya menunggu administrasi surat pengantar dari gubernur,” tambahnya.
Selelumnya beredar surat pengumuman 15 nama calon komisioner KIA periode 2024-2028 yang dinyatakan lulus tes wawancara dan uji baca Alquran.
Pengumuman tersebut tertuang dalam salinan surat Nomor: 04/P-TIMSEL/XII/2024.
Di mana uji wawancara dan baca Alquran yang dikuti sebanyak 30 peserta itu berlansung pada 4-5 Desember lalu.
Adapun 15 nama calon komisioner KIA yang lulus tes wawancara dan uji baca Alquran yaitu, Abdul Qudus, Agus Halim Wardana, Asriani, Dian Rahmat Syahputra, Fauzi Umar, Junaidi, M Nasir, Marzuki, Mayskur Halim, Muhammad Ramadhanur Halim, Putri Nofriza, Sabri, Saifuddin, Vicky Bastianda, dan Zulchaidir Ardiwijaya. (*)
Baca juga: Warga Bireuen Beramai-ramai Hadiri Deklarasi ODF dan Parade Buku KIA di Cot Gapu
| Polresta Banda Aceh Musnahkan 2 Kg Sabu, Begini Proses Penghancuran Narkoba |
|
|---|
| Ketua Baleg DPR RI Sebut Logis Dana Otsus Aceh 2,5 Persen tanpa Batas Waktu |
|
|---|
| Ratusan Mahasiswa UBBG Ikut Kuliah Umum Pendidikan, supaya Siap Hadapi Tantangan Global |
|
|---|
| Ketua Baleg DPR RI Nilai Usulan Otsus 2,5 Persen Tanpa Batas Waktu Logis |
|
|---|
| Jaga Stok dan Harga, 60 Ton Gula Subsidi Tiba di Aceh Barat, Ongkos Angkut Ditanggung Pemerintah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-Komisi-I-Dewan-Perwakilan-Rakyat-Aceh-DPRA-Tgk-Muharuddin-headshoot.jpg)