Selasa, 7 April 2026

Jurnalisme Warga

Mengapa Aceh Timur Miliki SMK Pusat Keunggulan Terbanyak di Aceh?

SMK-PK merupakan program pengembangan SMK yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kinerja SMK, mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap ber

Editor: mufti
ist
BAIHAKI, Pimpinan Media Thejurnal.id, melaporkan dari Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur 

BAIHAKI, Pimpinan Media Thejurnal.id, melaporkan dari Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur

MEMASUKI awal tahun 2025, saya coba menuliskan tentang Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK-PK) yang tidak semuanya ada di Aceh. Bahkan, untuk wilayah X yang terdiri atas Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Kota Subulussalam, dan Aceh Singkil, hanya ada satu SMK-PK, yaitu SMK Negeri 1 Aceh Barat Daya.

SMK-PK merupakan program pengembangan SMK yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kinerja SMK, mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja, serta menjadi rujukan bagi SMK lainnya.

Selain itu, menjadikan SMK sebagai pusat peningkatan kualitas dan kinerja, menyelaraskan pendidikan vokasi dengan dunia kerja, serta memperkuat kemitraan dunia usaha dengan dunia industri (DUDI).

Program SMK-PK diluncurkan pada tahun 2021 sebagai salah satu program prioritas dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yang kini menjadi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendiknas).

Program ini memiliki beberapa tujuan, di antaranya, memperkuat kompetensi ‘softskill’ dan ‘hardskill’ peserta didik, mengembangkan karakter peserta didik yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, melatih kepala sekolah, pengawas sekolah, dan guru SMK, serta meningkatkan kualitas prasarana dan sarana yang mendukung pembelajaran sekolah.

Pada tanggal 11 Desember lalu, saya diundang oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Timur untuk bisa menyaksikan langsung ‘job fair’ dan ‘expo’ produk SMK-PK di kabupaten tersebut.

Tujuannya, tentu supaya saya bisa mereportasekan kegiatan itu melalui jurnalisme warga di Harian Serambi Indonesia, agar lebih jelas lagi produk apa saja yang dihasilkan oleh SMK-PK melalui ‘teaching factory’ (TeFa) di Kabupaten Aceh Timur.

‘Job fair’’ dan ‘expo’ produk SMK-PK yang berlangsung 11-12 Desember 2024 itu dibuka oleh Pj Bupati Aceh Timur, Amrullah yang memperkenalkan sekaligus mempromosikan hasil TeFa atau pembelajaran berbasis produk, baik barang maupun jasa, kepada DUDI dan masyarakat.

Ketua panitia yang juga Kepala SMK Negeri 1 Idi, Antoni Samad melaporkan, 'job fair’ dan ‘expo’ produk SMK-PK ini dihelat untuk mempromosikan TeFa agar lebih dikenal oleh DUDI dan publik.

"Ada lima SMK-PK di Aceh Timur, yaitu SMK Negeri 1 Idi, SMK Negeri Darul Aman, SMK Negeri 1 Simpang Ulim, SMK Negeri 1 Peureulak Timur, dan SMK Negeri 2 Peureulak," sebut Antoni.

Menurut Antoni, masing-masing SMK-PK memiliki produk unggulan masing-masing dalam bentuk barang dan jasa.

Kegiatan ini, selain dibuka oleh Pj Bupati Aceh Timur, juga dihadiri beberapa satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh Timur.

Selain itu, ada pihak DUDI yang hadir, antara lain, Sukses Bersama Tekstil Group, PT Alfa Scorpio Yamaha Cabang Langsa-Idi, dan PT Panasonic Manufacturing Indonesia.

Ada lagi PT Capella Daihatsu Banda Aceh, PT Roda Mas Auto Prima Medan, Haper Hotel Medan, CV Indobuana Raya Perkasa and Group, dan PT Cipta Rezeki Bersama (Honda Capella).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

JKA di Mata Hukum

 

JKA di Mata Hukum

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved