Senin, 4 Mei 2026

Korban Tewas Kebakaran Glodok Plaza Bertambah Jadi 7 Orang

Dengan ditemukannya dua korban itu, total korban kebakaran di Glodok Plaza kini bertambah menjadi tujuh orang.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Kompas.com/Intan Afrida Rafni
Situasi petugas gabungan saat mengangkut kantung jenazah dari korban kebakaran di Glodok plaza, Mangga Besar, Jakarta Barat. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak dua korban kebakaran Glodok Plaza, Mangga Besar, Jakarta Barat, kembali ditemukan pada Jumat (17/1/2025), pukul 18.11 WIB.

Dengan ditemukannya dua korban itu, total korban kebakaran di Glodok Plaza kini bertambah menjadi tujuh orang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jasad kedua korban dibawa keluar dari gedung Glodok Plaza dengan kondisi sudah terbungkus kantong jenazah.

Puluhan petugas gabungan dari tim pemadam kebakaran, BPBD Jakarta, dan PMI terlihat mengangkut dua jasad korban itu keluar dari gedung menuju dua mobil jenazah yang sudah disiapkan sekitar 20 meter dari pintu keluar.

 Kemudian, korban langsung dibawa ke rumah sakit (RS) Polri Kramatjati, Jakarta Timur, untuk diidentifikasi terkait identitasnya.

Sebelumnya, Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat Syarifuddin menyebutkan sudah ada lima korban tewas yang ditemukan dalam kebakaran Glodok Plaza.

Syarifuddin mengungkapkan, jasad lima korban tewas itu ditemukan dalam kondisi tidak utuh, tepatnya di ruang karaoke setelah atap lantai 9 gedung tersebut runtuh.

"Semua korban yang ditemukan berada di lantai 8 karena atap di lantai 9 sudah runtuh. Kelima korban yang ditemukan pagi tadi berada di ruang karaoke," ujar Syarifuddin saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat.

Syarifuddin menambahkan, kondisi jenazah yang ditemukan sangat sulit untuk dikenali akibat suhu tinggi yang menyebabkan tubuh korban hanya tersisa potongan tulang.

 "Kondisinya sudah potongan-potongan, hanya kepala, tengkorak, dan tulang-tulang yang ditemukan," kata dia.

Saat ini, tim pemadam kebakaran masih melakukan pencarian korban lainnya. Sebanyak lima tim penyelamat dikerahkan untuk mempercepat pencarian.

 "Material seperti baja ringan dan spandek dari lantai 9 menutupi area, ditambah sekat-sekat ruangan yang menyulitkan pencarian," ungkap Syarifuddin.

Dia berharap proses pencarian dan pemadaman dapat diselesaikan pada hari yang sama.

Baca juga: 4 Jenazah Korban Kebakaran Glodok Plaza Dalam Kondisi Hangus, Titik Api dari Diskotek Lantai 9

Baru Lulus Ujian Pramugari, Indira Hilang dalam Kebakaran Glodok Plaza

Seorang pramugari bernama Indira Seviana Bela (25) menjadi salah satu korban hilang dalam kebakaran di Glodok Plaza, Mangga Besar, Jakarta Barat, Rabu (15/1/2025) malam.

Kakak sepupu Indira bernama Diah menceritakan bahwa ibu korban sebelumnya menerima pesan WhatsApp dari anak perempuannya itu sekitar pukul 20.00 WIB.

Dalam pesan itu, Indira menyebutkan, dirinya baru selesai mengikuti ujian dan berencana pergi bersama teman-temannya.

 "Sebelum kejadian, dia korban, namanya Indira. Indira ini WhatsApp mamanya, kira-kira jam 20.00 WIB. 'Izin mama, aku baru lulus ujian'. Kebetulan dia dari maskapai penerbangan," ujar Diah saat ditemui Kompas.com di lokasi kejadian, Glodok Plaza, Mangga Besar, Jakarta Barat, Jumat (17/1/2025).

Saat itu, Indira mengirimkan pesan kepada ibunya bahwa dia ingin pergi jalan-jalan bersama teman-temannya.

Namun, keesokan harinya, teman satu apartemen Indira mengabarkan kepada ibu korban bahwa malam itu anaknya tidak kembali ke apartemen.

 Mendengar kabar tersebut, sang ibu dan keluarganya langsung panik dan mencari keberadaan Indira.

 "Besoknya (Kamis, 16 Januari) sekitar pukul 14.00 WIB, teman satu apartemen Indira mengabarkan bahwa dia tidak pulang. Mereka juga mendengar ada kejadian di Glodok," kata Diah.

Diah berujar, teman satu apartemen Indira langsung mengabari pihak keluarga bahwa Indira pergi bersama enam temannya menggunakan mobil.

 Tetapi hingga kini, enam orang yang dimaksud, termaksud dengan Indira, belum juga diketahui kabarnya.

 "Info dari teman apartemennya, mereka semua pramugari, tapi beda jadwal tapi teman yang satu apartemennya itu tidak ikut," jelas Diah.

Keluarga korban pun langsung melaporkan kejadian yang menimpa Indira dan berusaha mencari informasi lebih lanjut.

Diah mengungkapkan, hingga saat ini belum ada kabar terkait keberadaan Indira.

 "Tadi malam mamanya sudah ke sini, saya meneruskan urus berkas hari ini. Setelah ini, kemungkinan saya akan ke RS Polri karena ada kabar bahwa beberapa korban ditemukan di sana," kata Diah.

Diah menambahkan, pihak keluarga berharap agar apa pun yang terjadi, Indira dapat segera ditemukan. "Harapannya yang terbaik saja, apa pun hasilnya," ucapnya.

 

Baca juga: Update Kebakaran Glodok Plaza, 4 Jenazah Telah Ditemukan, 6 Perempuan Hilang, 1 Kasir Diskotek

Kronologi kebakaran

Kebakaran hebat melanda Gedung Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, pada Rabu (15/1/2025) malam.

Insiden ini menyisakan banyak cerita dan perjuangan dari para korban yang sempat terjebak di dalam gedung.

 Namun, hingga kini, penyebab pasti kebakaran gedung Glodok Plaza itu masih menjadi misteri.

 Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta, Satriadi Gunawan menjelaskan, petugas menerima laporan kebakaran dari warga pada pukul 21.25 WIB.

"Objek terbakar Gedung Glodok Plaza," ujar Satriadi saat dikonfirmasi, Rabu malam.

Awalnya, sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dengan 100 personel dikerahkan ke lokasi kejadian.

Petugas tiba di tempat sekitar pukul 22.20 WIB, langsung melakukan upaya pemadaman dan evakuasi terhadap korban yang terjebak.

Api diketahui berasal dari lantai 7, tempat diskotek berada, sebelum merambat ke bagian atap gedung. 

Orang-orang yang terjebak kebakaran berada di lantai dengan ketinggian sekitar 30 meter. 

Beberapa di antaranya melambaikan tangan melalui jendela untuk meminta bantuan.

 Ada pula yang menggunakan senter ponsel dan melambai-lambaikan kain sebagai tanda keberadaan mereka.

Warga di bawah gedung yang menyaksikan kejadian ini sempat memperingatkan agar korban tidak melompat dari gedung.

 “Jangan, jangan, jangan lompat!” teriak mereka.

Sembilan orang berhasil diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran menggunakan tangga hidrolik.

Para korban dievakuasi secara bertahap, dua orang sekaligus.

Di antara mereka, delapan adalah laki-laki, dan satu orang lainnya perempuan.

Meski terjebak selama satu jam di tengah kobaran api, semua korban selamat tanpa mengalami luka bakar atau sesak napas.

Usai dievakuasi, mereka menerima perawatan dari Palang Merah Indonesia (PMI) sebelum dipulangkan. 

Jielim (55), salah satu pekerja karaoke di lantai 9, mengisahkan detik-detik saat dirinya bersama delapan orang lainnya berusaha menyelamatkan diri.

 "20 meter kayaknya (jarak api), cuma kehalangan gedung. Tapi warna menyalanya kelihatan," ungkap Jielim.

Ia dan teman-temannya sesama pekerja karaoke tidak sempat turun karena api merambat begitu cepat.

Mereka memutuskan naik ke lantai 10 untuk mencari tempat aman. 

Sementara itu, ada dua pengunjung Glodok Plaza juga bergabung di lantai itu.

 “Saya lagi kerja sama temen-temen. Enggak keburu turun, jadi naik ke atas, tau-tau (api) udah gede,” tambahnya.

 Sementara itu, lantai lainnya hanya mengeluarkan asap hitam setelah tidak lagi tampak bara api yang menyala di sana.

Meski ada dugaan awal, penyebab pasti kebakaran Glodok Plaza hingga kini masih dalam penyelidikan.

Baca juga: VIDEO VIRAL Ada Maling di Sekolah, Warga Malah Ogah Lapor Polisi! Telpon Damkar Sat Set Ditangkap

Baca juga: Sejarah Libur Sekolah Saat Ramadhan di Indonesia, Pernah Diterapkan 1 Bulan Penuh di Era Gus Dur

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved