Berita Aceh Utara

Mahasiswa KKN Unimal Gelar Sosialisasi Fight Bullying di SD Negeri 4 Matang Kuli, Aceh Utara

"Kami berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang mendalam kepada siswa tentang dampak buruk bullying serta mendorong mereka untuk...

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
For serambinews.com
Mahasiswa KKN Kelompok 189 Universitas Malikussaleh melaksanakan program kerja berupa sosialisasi Fight Bullying di SD Negeri 4 Matang Kuli, Desa Kunyet Mule, Aceh Utara, Sabtu (18/1/2025). 

"Kami berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang mendalam kepada siswa tentang dampak buruk bullying serta mendorong mereka untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih positif,” ujarnya.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Mahasiswa KKN Kelompok 189 Universitas Malikussaleh melaksanakan program kerja berupa sosialisasi Fight Bullying di SD Negeri 4 Matang Kuli, Desa Kunyet Mule, Aceh Utara, Sabtu (18/1/2025).

Kegiatan dengan tema "Fight Bullying Be A Friends" ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. 

Pihak SD Negeri 4 Matang Kuli memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN 189 ini. 

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Negeri 4 Matang Kuli Muhammad Yusuf, mengucapkan terima kasih atas inisiatif mahasiswa dalam memberikan edukasi yang relevan dengan permasalahan siswa di lingkungan sekolah.

Dosen Pembimbing Lapangan, Dwi Fitri SSos MA, menyebutkan kalau mahasiswa telah berhasil mengemas materi yang relevan dengan kebutuhan siswa dalam suasana yang interaktif dan menyenangkan. 

"Ini membuktikan kemampuan mereka dalam membaca situasi dan memberikan solusi berbasis masalah nyata di lapangan," jelasnya.

Ketua KKN 189 Desa Kunyet Mule, Ahmad Suheri mengatakan, kegiatan ini merupakan hasil kerja sama tim yang solid, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. 

"Kami berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang mendalam kepada siswa tentang dampak buruk bullying serta mendorong mereka untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih positif,” ujarnya.

Ditambahkan, program ini merupakan bentuk edukasi dini kepada anak-anak tentang dampak buruk bullying, baik secara fisik maupun mental, serta pentingnya saling menghormati satu sama lain.(*)

Baca juga: Cegah Kekerasan dan Bullying di Kalangan Santri, Puluhan Pimpinan Dayah di Pidie Ikut Rakor

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved