Selasa, 21 April 2026

Berita Luar Negeri

Militer Rusia Lepaskan Serangkaian Tembakan Iskander, Ukraina Gagal Blokir Satupun Serangan

Militer Ukraina mengonfirmasi bahwa Rusia menembakkan empat rudal balistik Iskander-M, namun pasukannya tidak mencegat satu pun

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Yeni Hardika
AFP/SERGEY BOBOK
Mobil yang hancur setelah terkena serangan rudal di Kota Kharkiv, Ukraina, Selasa (23/1/2024). Gempuran terbaru dalam perang Rusia-Ukraina ini menewaskan enam orang dan puluhan korban luka-luka. 

Militer Rusia Lepaskan Serangkaian Tembakan Iskander, Ukraina Gagal Blokir Satupun Serangan

SERAMBINEWS.COM – Militer Rusia melancarkan serangkaian tembakan rudal balistik Iskander ke terget sasaran di Ukarina pada Kamis (23/1/2025).

Serangan tersebut gagal diblokir oleh pertahanan Ukraina hingga rudal milik Rusia menghantam provinsi Zaporizhzhia.

Militer Ukraina mengonfirmasi bahwa Rusia menembakkan empat rudal balistik Iskander-M, namun pasukannya tidak mencegat satu pun proyektil tersebut.

Angkatan Udara Ukraina yang mengatakan bahwa mulai Rabu (22/1/2025) malam, Rusia menembakkan 92 pesawat tak berawak (UAV) dan 4 rudal balistik Iskander-M untuk menyerang sasaran di Ukraina.

Di mana keempat Iskander ditembakkan ke wilayah yang saat ini dikuasai Kiev di provinsi Zaporizhizhia.

Angkatan Udara Ukraina mengonfirmasi bahwa mereka mencegat 57 UAV Rusia di langit provinsi Poltava, Sumy, Kharkov, Chernihiv, Nikolaev, Kherson, Zaporizhizhia, dan Dnepropetrovsk. 

UAV yang tersisa diyakini merupakan perangkat umpan simulasi dan tidak menyebabkan kerusakan.

Pengumuman angkatan udara Ukraina juga menyebutkan bahwa empat rudal Iskander ditembakkan Rusia dari wilayah Voronezh di wilayah Rusia

Namun, Ukraina tidak menyebutkan penghentian empat rudal Iskander, yang mengindikasikan bahwa semuanya tampaknya mengenai sasaran darat.

Menurut kantor berita PravdaUkraina, empat ledakan tercatat di wilayah provinsi Zaporizhzhia yang dikuasai Ukraina pada pagi hari 23 Januari, ketika Rusia melancarkan serangannya. 

Angkatan Udara Ukraina tidak menyebutkan kerusakan militer, namun mengakui bahwa rudal Rusia telah merusak infrastruktur dan menimbulkan korban jiwa.

Iskander adalah sistem rudal taktis Rusia, dimana versi Iskander-M memiliki jalur penerbangan semi balistik dan dilengkapi dengan sistem navigasi satelit. 

Setiap Iskander-M memiliki panjang 7,2 m, diameter 0,95 m, berat peluncuran 3,8 ton, hulu ledak berbobot 380 kg, jangkauan 50-500 km.

Selama hampir 3 tahun pertempuran, Rusia berulang kali menembakkan Iskander-M untuk menyerang sasaran bernilai tinggi di Ukraina.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved