Jumat, 1 Mei 2026

Berita Pidie

Harga Teri di Pidie Melambung Tinggi, Per Kilogram Rp 120.000, Ini Pemicu Kenaikan

Harga ikan teri kering dalam tiga pekan terakhir di sejumlah pusat pasar di Pidie, melambung hingga mencapai Rp 120.000/kilogram (kg). 

Tayang:
Penulis: Idris Ismail | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
JEMUR TERI - Dua pedagang di Gampong Sukon, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie menjemur ikan teri di hamparan lahan empang atau tambak, Rabu (29/1/2025). 

Laporan Idris Ismail | Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Harga ikan teri kering dalam tiga pekan terakhir di sejumlah pusat pasar di Pidie, melambung hingga mencapai Rp 120.000/kilogram (kg). 

Naiknya harga ikan tersebut dipicu badai dan ombak laut yang tak menentu hingga berdampak pada hasil tangkapan nelayan menurun.

"Melambungnya harga ikan teri ini dikarenakan oleh minimnya hasil tangkapan nelayan dalam tiga pekan terakhir," sebut Aiyub Yatim (51), pedagang ikan teri di Gampong Sukon, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie kepada Serambinews.com, Rabu (29/1/2025).

Diakui Aiyub, harga ikan teri kering tersebut sebelumnya sempat bertahan pada kisaran Rp 90.000/kg hingga Rp 100.000/kg. 

Namun dikarenakan pasokan mulai menipis, terutama minimnya hasil tangkapan nelayan, maka memicu berbagai ikan teri semakin tinggi permintaannya. 

Dijelaskannya juga, selama ini ikan teri basah ditampung dari para nelayan, baik di Kecamatan Pidie, Kota Sigli, Simpang Tiga, hingga ke Kembang Tanjong. 

Ada pun kisaran harga tampung ikan teri basah pada kisaran Rp 80.000/kg hingga Rp 90.000/kg. 

“Kami hanya mengambil keuntungan setelah dijemur kering hanya Rp 30.000/kg, sehingga rata-rata harga ikan teri kering saat saat ini menjadi Rp 120.000/kg," ujarnya.

Ditambahkan Aiyub, efek dari pengaruh minim pasokan ikan atau berkurangnya tangkapan nelayan maka warga lebih memilih lauk makanan pokok atau nasi berupa ikan teri. 

“Hal ini dikarenakan pertimbangan karena ikan teri lebih bertahan untuk beberapa hari atau lebih praktis," ungkapnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved