Senin, 13 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Jalan Nasional di Aceh Tamiang Kupak Kapik, Rawan Kecelakaan dan Merusak Citra Aceh Beraspal Mulus

Selain rawan kecelakaan, kondisi ini dinilai juga merusak citra Aceh yang selama ini dikenal sebagai daerah yang identik dengan aspal mulus.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA      
JALAN NASIONAL AMBLAS - Tiga pimpinan DPRK Aceh Tamiang ketika meninjau perbaikan jalan amblas di Karangbaru, Kamis (30/1/2025). Kerusakan jalan nasional di Aceh Tamiang terjadi mulai dari perbatasan Sumatera Utara hingga Langsa, berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. 

Selain rawan kecelakaan, kondisi ini dinilai juga merusak citra Aceh yang selama ini dikenal sebagai daerah yang identik dengan aspal mulus.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Kerusakan Jalan Nasional Medan-Banda Aceh di Aceh Tamiang semakin parah. 

Selain rawan kecelakaan, kondisi ini dinilai juga merusak citra Aceh yang selama ini dikenal sebagai daerah yang identik dengan aspal mulus.

Menurunnya kualitas jalan raya di Aceh ini langsung dirasakan pengendara ketika masuk perbatasan dari Langkat, Sumatera Utara ke Kabupaten Aceh Tamiang.

Para pengendara langsung disajikan jalan raya yang penuh lubang dan tambal sulam.

Titik terparah berada di Seumadam karena satu lajur jalan sepanjang kurang lebih 200 meter rusak parah dan mengharuskan pengendara dari arah Kualasimpang menggunakan lajur berlawanan.

Kondisi ini sangat riskan menimbulkan kecelakaan karena kendaraan dari arah Medan melaju dengan kecepatan tinggi.

Baca juga: Kasus Penembakan Bos Rental Mobil di Rest Area, Besok Berkas Perkara Diserahkan ke Pengadilan

“Beberapa kali sudah terjadi kecelakaan lalu lintas, bahkan ada yang meninggal dunia, harus ada penanganan serius,” kata Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, kepada Serambinews.com, Kamis (30/1/2025).

Meski jalan tersebut berstatus nasional yang wewenangnya berada di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Fadlon, menuntut kontribusi Dinas PUPR Aceh Tamiang.

Dia berharap Dinas PUPR aktif membangun komunikasi dengan kementerian ataupun provinsi agar kerusakan jalan bisa segera diperbaiki.

Titik kerusakan jalan ini ditemukan di sepanjang jalan nasional Aceh Tamiang, mulai dari perbatasan Sumatera Utara hingga Langsa.

“Di Seumadam itu kendaraan harus menggunakan satu lajur karena separuh jalan sudah kupak kapik,” ujarnya.

Kondisi ini sudah berlangsung lama dan sangat berisiko menyebabkan kendaraan ‘laga kambing’.

Baca juga: Prabowo Minta Malaysia Investigasi Kasus Penembakan 5 WNI, Sudah Bahas dengan Anwar Ibrahim

Kerusakan jalan ini diperaparah dengan minimnya penerangan di malam hari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved