Jumat, 8 Mei 2026

Prajurit TNI yang Rusak Warung Warga Deli Serdang Akan Diproses Hukum

TNI menegaskan akan memproses hukum prajurit yang merusak warung di Desa Durin Simbelang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut).

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
TRIBUN-MEDAN.COM/ALFIANSYAH
ANGGOTA TNI AD - Sejumlah prajurit TNI AD mengevakuasi kendaraan yang dirusak puluhan anggota Resimen Arhanud-II/SSM Kodam I Bukit Barisan yang mengamuk Rabu (29/1/2025) di kawasan Dusun III, Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancurbatu, Deli Serdang, Sumatra Utara. TNI pastikan seluruh oknum yang terlibat diproses hukum. 

“Mungkin selanjutnya, kalau bisa ketemu (para pelaku), Pak Kapolsek, laporkan bisa dicabut, tak ada masalah. Tapi kalau ini, ini kan kriminal. Anggota juga salah, terus yang mukul juga salah. Makanya harus dipertemukan dua-duanya,” ujar Arip.

Dia pun menyampaikan permintaan maafnya kepada para korban dan berjanji akan membayar segala kerugian yang ada.

 

 40 Prajurit TNI Diperiksa 

Sebanyak 40 anggota TNI diperiksa usai terjadi kericuhan antara personel Resimen Arhanud 2/SSM dan sekelompok pemuda di Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Rabu (29/1/2025).

Hal tersebut disampaikan Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Dody Yudha, Kamis (30/1/2025), seperti dilansir Tribun Medan.

"Ada sekitar 40 orang itu sudah dipanggil dan diperiksa lebih lanjut," kata Dody. 

 
 "Karena setelah dikeroyok kan anggota minta bantuan, selesai itu datang sekitar 40 orang. 
Masing-masing di sana," ujarnya.

Atas insiden tersebut, ia pun menyampaikan permintaan maaf dan berjanji akan mengganti kerusakan yang dialami warga akibat keributan tersebut.

Seperti diberitakan, kericuhan antara personel TNI dan sekelompok pemuda itu menyebabkan sejumlah kendaraan dan satu warung mengalami kerusakan.


"Kita minta maaf atas kejadian tersebut dan kami akan mengganti rugi semuanya," tegasnya.

Baca juga: Puluhan Oknum TNI Serang Warung Warga Deli Serdang, Motor dan Mobil Dirusak, Ternyata Salah Sasaran

Kronologi Versi TNI

 
Dody mengatakan insiden itu bermula dari pengeroyokan anggota TNI bernama Praka Darma Syahputra Lubis.

"Personel Menarhanud 2/SSM atas nama Praka Darma Saputra Lubis melintas kemudian berpapasan dengan tiga orang pemuda yang mengendarai sepeda motor trail dengan knalpot racing dan menggeber-geber motornya disamping Praka Darma Saputra Lubis," kata Dody, Kamis.

Menurut dia, sikap tiga pemuda yang disebut memprovokasi anggota TNI tersebut, sebagai pemicu keributan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved