Berita Aceh Singkil
Warga Rantau Gedang Hilang Diterkam Buaya, Ini Kronologisnya
Korban diterkam buaya ketika sedang mengangkat bubu (perangkap) udang di pinggir sungai dekat permukiman penduduk Rantau Gedang.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Amirullah
Saat kejadian pertama, warga sempat menyuarakan agar ada penanganan dari pihak berwenang untuk mengatasi konflik manusia vs buaya.
Sebab muncul kekhawatiran serangan buaya akan berlanjut.
Akan tetapi, suara keluhan warga belum membuahkan hasil. Justru serangan buaya kepada manusia kembali terulang.
Sementara itu warga masih terus melakukan pencarian menggunakan perahu.
Tim SAR gabungan juga sudah diterjunkan ke lokasi untuk membantu warga melakukan pencarian.
Namun upaya pencarian belum membuahkan hasil.
"Nama korban Sawiyah umur 63 tahun perempuan," kata Camat Singkil Khairudin, saat dikonfirmasi identitas korban hilang diterkam buaya.
Saat melakukan pencarian warga sempat melihat tubuh korban muncul ke permukaan sungai sambil digigit buaya.
Hal itulah yang menguatkan fakta jika Sawiyah, hilang diterkam buaya.
Proses pencarian terus dilakukan dengan melibatkan lebih banyak lagi perahu dan speed boat.
Pencarian dilakukan dengan menyisir pinggir sungai.
Sesekali perahu berputar di lokasi yang disinyalir tempat korban tenggelam ditarik buaya.
Dengan harapan buaya segera melepaskan tubuh korban.
Sayangnya upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil.(*)
Berita Aceh Singkil
manusia diterkam buaya
Serambi Indonesia
Hilang Diterkam Buaya
Warga Diterkam Buaya
| Perjuangkan Pembentukan Dapil Aceh Singkil & Subulussalam, Pekan Ini Puluhan Tokoh Datangi KIP |
|
|---|
| Harga Minyakita di Aceh Singkil Rp 22 Ribu Per Liter |
|
|---|
| Solidaritas Kaum Ibu di Aceh Singkil, Sumbangkan Pakaian Layak Pakai kepada Korban Kebakaran |
|
|---|
| Bupati Aceh Singkil Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan Pentingnya Persatuan |
|
|---|
| Dayah Safinatussalamah Aceh Singkil Lepas 32 Santri, Setelah Kuasai Tiga Keilmuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-diterkam-buaya-7-2.jpg)