Berita Pidie Jaya

Cek Pon, Peracik Kopi Boh Manok Weng Pineung Nyen di Pidie Jaya, Dinilai Berkontribusi Lahir & Batin

Lantas sejak kapan sudah ada minuman yang dikenal Kopi BMW atau boh manok weng ini di Pasar Meureudu, Pidie Jaya dan apa resepnya bisa bertahan hingga

Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL 
RACIK KOPI: Cek Pon Bahtera (kiri) bersama pekerjanya Azmi meracik Kopi Bah Manok Weng Pineung Nyen untuk pelanggan di warkop miliknya di Meureudu, Pidie Jaya, Minggu (9/2/2025). 

Lantas sejak kapan sudah ada minuman yang dikenal Kopi BMW atau boh manok weng ini di Pasar Meureudu, Pidie Jaya dan apa resepnya bisa bertahan hingga kini? 

Laporan Idris Ismail I Pidie jaya 

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Bagi Anda warga Meureudu, Pidie Jaya, tentu tak asing lagi dengan kopi biasa campur telur kampung yang dijual di Pasar Meureudu, tepatnya Gampong Keudee, Meureudu, Pidie Jaya.

Lantas sejak kapan sudah ada minuman yang dikenal Kopi BMW atau boh manok weng ini di Pasar Meureudu, Pidie Jaya dan apa resepnya bisa bertahan hingga kini? 

Amatan Serambinews.com, Minggu (9/2/2025), sang pemilik Cek Pon Bahtera (43) masih berperan sebagai barista atau peracik kopi ini. 

Ia dan dua pekerjanya Ulul Azmi (23) dan Mahmudi (24) tampak cekatan meracik Kopi BMW yang terlihat hampir selalu ada pesanan. 

Selain itu, di rak kopi warkop ini juga terlihat tergantung sejumlah pinang muda atau dalam bahasa Aceh dikenal pineung nyen atau pineung yen 

Pasalnya, ternyata selain Kopi BMW biasa, diwarung ini juga dijual Kopi BMW campur pinang muda atau dikenang BMW Pineung Yen atau BMW PY. 

Baca juga: VIDEO Boh Manok Weng Pineungnyen, Latte Ala Pidie yang Dipercaya Berkhasiat Menambah Stamina

Saat diwawancara, Cek Pon mengaku usahanya itu sudah ia lakoni sejak tahun 1999 atau 26 tahun lalu ketika dirinya masih lajang. 

"Ketika itu harganya masih Rp 5 ribu per gelas atau bungkus," kenangnya.  

Namun sejak dua tahun lalu, kata Cek Pon, harga Kopi BMW biasa naik menjadi Rp 10 ribu dan Kopi BMW PY Rp 15 ribu karena sudah naiknya harga telur kampung dan bahan baku lainnya. 

"Harga cuma naik sedikit, namun kalau rasa tetap sama," kata Cek Pon. 

Cek Pon mengaku Kopi Boh Manok Weng disukai anak muda, dewasa, dan orang tua. 

Adapun varian rasanya, vanilla blir, vanilla latte, bubble gum, taro, cokelat teh hijau, teh merah, valvet hingga oreo. 

Baca juga: Boh Manok Weng Pineungnyen Latte Ala Pidie, Direkomendasi Tingkatkan Stamina

"Alhamdulillah, Kopi BMW biasa dan BMW Pineung Nyen rata-rata laku per hari 200 sampai 250 gelas atau bungkus.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved